Logo Bank Indonesia (MI/USMAN ISKANDAR)
Logo Bank Indonesia (MI/USMAN ISKANDAR)

BI 7 Days Reverse Repo Rate Tidak Otomatis Pengaruhi Pasar Uang

Eko Nordiansyah • 02 Mei 2016 16:04
medcom.id, Jakarta: Ekonom Universitas Atma Jaya YB Suhartoko menilai, penggunaan BI 7 Days Reverse Repo rate tak otomatis bisa dimanfaatkan di pasar uang. Sebab, pasar uang hanya dijalankan oleh beberapa bank saja dan tidak semua bank.
 
"Apakah sinyal yang akan dibangun BI dalam jangka pendek ini bisa diterima baik oleh pasar. Ini kan terbatas pada beberapa pihak saja yang mengakses pasar uang," kata Suhartoko, ditemui dalam sebuah seminar, di Universitas Atma Jaya, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).
 
Untuk itu, dirinya menyarankan agar BI memastikan faktor-faktor lain berjalan baik guna mendukung proses penurunan suku bunga. Hal ini dinilai akan memperbaiki kondisi ekonomi. "Harus menjaga inflasi yang rendah, likuiditas perbankan juga harus dipastikan sehingga kredit bisa berjalan lancar, serta kestabilan nilai tukar," pungkas dia.

Sebelumnya, BI telah mengumumkan penggunaan instrumen moneter baru, yaitu suku bunga Reverse Repo 7 hari sebagai acuan utama suku bunga. Aturan yang akan berlaku pada 19 Agustus ink merupakan upaya BI memperkuat kerangka operasi moneter di pasar uang.
 
BI semakin optimistis akan penurunan suku bunga lebih cepat dengan BI 7 days Reverse Repo rate. Penguatan transmisi operasi moneter ini diharapkan bisa mempercepat proses penurunan suku bunga menjadi single digit.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan