Ilustrasi. MI/ATET DWI PRAMADIA
Ilustrasi. MI/ATET DWI PRAMADIA

Bank DKI Terbitkan NCD Senilai Rp1,8 Triliun

Ekonomi bank dki
Medcom • 14 Desember 2019 13:05
Jakarta: Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan, Bank DKI menerbitkan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Perdana dengan nama NCD I Bank DKI Tahun 2019. Untuk penerbitan ini, nilai NCD yang berhasil diterbitkan Bank DKI adalah sebesar Rp1,880 triliun dengan tenor hingga 24 bulan.
 
Nilai yang diterbitkan ini melebih nilai penerbitan awal yang direncanakan atau oversubscribed sebanyak 1,8 kali dari target dana sebesar Rp1 triliun dan mampu memperoleh minat yang cukup besar di tenor 24 bulan. NCD adalah produk bank berupa deposito yang sertifikat bukti penyimpanannya dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan.
 
"Hal ini menandakan tingkat kepercayaan investor yang tinggi terhadap Bank DKI yang merupakan BUMD yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta," kata Direktur Keuangan Bank DKI Sigit Prastowo, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 14 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sigit menambahkan NCD yang diterbitkan Bank DKI terbagi atas tiga seri dari Serie A sebesar Rp660 miliar dengan tenor tiga bulan dan yield sebesar 6,20 persen yang jatuh tempo 11 Februari 2020. Kedua, Serie B sebesar Rp1,03 triliun dengan tenor 12 bulan dan yield sebesar 6,95 persen yang akan jatuh tempo 11 November 2020.
 
"Terakhir adalah Serie C sebesar Rp190 miliar dengan tenor 24 bulan dan yield paling tinggi sebesar 7,25 persen yang akan jatuh tempo 11 November 2021," ucapnya.
 
Dalam penerbitan NCD perdana ini, Bank DKI menggandeng lima perusahaan sekuritas sebagai joint arranger, yaitu BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
 
Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, dana yang diperoleh Bank DKI dari penerbitan NCD ini akan dipergunakan untuk meningkatkan asset produktif dan memperkuat struktur pendanaan. Di kuartal III-2019, Bank DKI membukukan penyaluran kredit sebesar Rp30,9 triliun per September 2019 yang diimbangi dengan perbaikan kualitas aset.
 
Bank DKI telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp1,4 triliun atau meningkat 25,2 persen dibandingkan periode September 2018 sebesar Rp1,1 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank DKI di kuartal III tercatat Rp38,7 triliun didorong pertumbuhan tabungan 12,0 persen sebesar Rp8,3 triliun per September 2019 dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar Rp 7,4 triliun.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif