Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT. Garuda Indonesia Fuad Rizal (tengah) bersama Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah (kiri) dan Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal (kanan). Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT. Garuda Indonesia Fuad Rizal (tengah) bersama Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah (kiri) dan Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal (kanan). Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Sebelum Bergabung dengan Garuda, Fuad Rizal Berkiprah Jadi Bankir

Ekonomi Garuda Indonesia harley-davidson
Nia Deviyana • 06 Desember 2019 17:12
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membenarkan Fuad Rizal akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Kementerian BUMN kompak dengan Kementerian Perhubungan untuk merekomendasikan nama Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Fuad Rizal, sebagai Plt Dirut.
 
Sebelum ditunjuk menjadi Plt Dirut, Fuad Rizal menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko di maskapai pelat merah tersebut sejak September 2018. Pria kelahiran Jakarta, 2 Januari 1978 ini menyelesaikan pendidikan sarjananya di Teknik Industri ITB.
 
Lewat akun LinkedIn miliknya, diketahui Fuad sudah merintis karier di emiten bursa berkode GIIA itu sejak 2015. Pada 2015-2018, dirinya menjabat sebagai Corporate Finance & Treasury di Garuda Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun Fuad juga telah malang melintang di dunia perbankan. Karier pertamanya sebagai Assistant Vice President (AVP) di PT. Bank CIMB Niaga, Tbk.
 
Pada 2010-2011, Fuad memutuskan bergabung dengan bank ANZ dengan jabatan sebagai Associate Director. Pada November 2011 hingga Februari 2015, Fuad masih nenutuskan untuk bekerja di perbankan dengan menjadi Associate Director Comodity Trading & Agribusiness di Standard Chartered Bank.
 
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, alasan direkomendasikannya Fuad sebagai pengganti sementara I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Ashkara karena sejauh ini nama Fuad masih bersih. Berdasarkan data manifest pesawat Airbus A330-900 NEO yang membawa Harley Davidson dan dua speede Brompton selundupan tersebut tidak ada nama Fuad.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif