Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Alviansyah)
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Alviansyah)

Harga Daging Sapi Melonjak, JK Usul Tambah Impor

Suci Sedya Utami • 28 Januari 2016 17:48
medcom.id, Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyatakan tingginya harga daging sapi di pasaran yang kini dijual sekitar Rp115 ribu per kilogram (kg), bukan karena sempat berlakunya pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen yang dikenakan pemerintah pada hewan ternak kecuali sapi indukan.
 
Lagi pula, lanjut dia, Menteri Keuangan yang mengeluarkan aturan mengenai penerapan PPN 10 pesen tersebut merevisi kembali PMK Nomor 267 Tahun 2015 dengan kembali ke aturan semula yang tidak dikenakan pajak.
 
"Peraturan PPN-nya kan sudah diturunkan (dicabut)," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2016).

Menurut JK, mahalnya harga daging sapi memang dikarenakan kekurangan stok di dalam negeri. Padahal, kebutuhan konsumsi daging sapi di dalam negeri bertambah seiring pertambahan penduduk dan penghasilan masyarakat.
 
Dirinya pun mengatakan, tidak menutup kemungkinan bagi Pemerintah untuk menambah impor dari yang sebelumnya sudah dilakukan dengan tujuan agar bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri.
 
"Kan penduduk bertambah, penghasilan bertambah, orang lebih banyak makan daging dibanding sebelumnya, produksi sapi tidak banyak naik jadi lebih banyak permintaan daripada suplainya. Kalau perlu ditambah impornya," jelas JK.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan