OJK Siapkan Program Penyehatan AJB Bumiputera

Eko Nordiansyah 15 Februari 2018 13:34 WIB
ojkbumiputera
OJK Siapkan Program Penyehatan AJB Bumiputera
Ilustrasi Bumiputera. (FOTO: MI/Atet)
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pengelola Statuter AJBB saat ini tengah menyiapkan program penyehatan AJBB yang komprehensif terhadap asuransi tertua di Indonesia tersebut. Berdasarkan evaluasi, program penyehatan AJBB sebelumnya tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan, sehingga harus dilakukan program penyehatan yang komprehensif.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pihaknya bersama pengelola statuter bersungguh-sungguh dalam menyiapkan program penyehatan AJBB. Dengan progran ini diharapkan proses penyehatan kembali AJBB berjalan cepat, efektif dan komprehensif, serta mampu melindungi pemegang polis dan industri asuransi.

"Kami sedang siapkan perangkat agar AJBB segera bisa membuka kembali operasinya dengan mulai menjual produk-produk," kata dia di Kantor OJK, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis 15 Februari 2018.

Wimboh juga meminta, agar semua pemegang polis di AJBB tetap tenang, karena dari sisi bisnis dan pendanaan AJBB masih berjalan normal. Menurutnya, program penyehatan AJBB harus dilakukan secara menyeluruh, dengan menyentuh persoalan mendasar yang harus segera diperbaiki.

Baca: Erick Thohir Suntik Rp2 Triliun ke Asuransi Jiwa Bumiputera

"Antara lain menyangkut struktur kelembagaan beserta aturan pelaksanaanya (yang akan diatur dalam Peraturan Pemerintah), manajemen dan sumber daya manusia, tata kelola dan manajemen risiko, sistem dan teknologi informasi hingga strategi dan saluran distribusi pemasaran," jelas dia.

Sebelumnya dalam program penyehatan AJB Bumiputera, OJK membentuk pengelola statuter untuk mengambil alih kegiatan bisnis perseroan. Dalam program penyehatan/ restrukturisasi tersebut, pengelola statuter mendatangkan investor PT Evergreen Invesco Tbk untuk mendirikan PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJ Bumiputera).

PT AJ Bumiputera ini ditugaskan mengambil bisnis penjualan polis baru, sementara AJB Bumiputera berhenti menerima polis baru dan hanya diperkenankan membayar polis lama (Run Off). Selama restrukturisasi itu, PT AJ Bumiputera wajib menyetorkan 40% laba bersihnya kepada AJB Bumiputera sebagai pembayaran atas penggunaan intangible aset AJB Bumiputera yang dipakai PT AJ Bumiputera.

Namun baru setahun berjalan, kemitraan tersebut dibatalkan. AJB Bumiputera telah menandatangani akte pembatalan perjanjia dengan Evergreen pada 10 Januari 2018 lalu. Dengan pembatalan ini, AJB Bumiputera akan mengembalikan uang investor terkait pengambilalihan perusahaan asuransi baru PT Asuransi Jiwa Bumiputera yang berada di bawah payung Evergreen.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id