Direktur Utama Buana Finance Yannuar Alin (Foto: dokumentasi Buana Finance)
Direktur Utama Buana Finance Yannuar Alin (Foto: dokumentasi Buana Finance)

Buana Finance Fokus Perbesar Segmen Consumer Finance di 2017

Ekonomi multifinance
Angga Bratadharma • 23 Mei 2017 17:13
medcom.id, Jakarta: PT Buana Finance Tbk (BBLD) berencana memperbesar segmen consumer finance di sepanjang 2017 ini, yang sebelumnya masih didominasi oleh segmen alat berat. Langkah tersebut dilakukan lantaran segmen alat berat sekarang ini masih dalam kondisi yang belum maksimal memberikan keuntungan.
 
Direktur Utama Buana Finance Yannuar Alin menegaskan, peluang untuk consumer finance mengalami pertumbuhan cukup besar seiring dengan kinerja pembiayaan alat berat yang belum optimal. Karenanya, pihaknya berencana untuk memperbesar porsi consumer finance dibandingkan dengan segmen alat berat.
 
"Pembiayaan di alat berat lagi terpuruk. Diharapkan memang membaik. Tapi, kalau membaik saya rasa pertumbuhannya tidak terlalu terasa di tahun ini. Kita memang berada di titik untuk pertumbuhan di consumer finance," ungkap Yannuar, di Gedung World Trade Center, Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yannuar berencana porsi antara consumer finance dan pembiayaan alat berat bisa imbang di 50:50. Saat ini, Buana Finance berupaya pembiyaan di segmen alat berat yang sebelumnya memiliki porsi 80 persen bisa terus tumbuh seiring dengan langkah memperbesar porsi consumer finance.
 
"Untuk strateginya saya besar-besaran akan masuk ke consumer finance. Kita juga akan melakukan pendekatan dengan industri. Sudah jalan sekarang ini. Perbaikan akan ke 50:50. Di consumer finance, untuk mobil bekas porsinya 85 persen dan sisanya mobil baru 15 persen. Ke depan, kita arahkan 80 persen mobil bekas dan mobil barunya 20 persen," ujarnya.
 
Lebih lanjut, Yannuar mengatakan, Buana Finance terus memperluas aktivitas bisnis termasuk memanfaatkan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perluasan lini usaha multifinance atau industri perusahaan pembiayaan. Dalam hal ini, Buana Finance lebih memilih fee base dibandingkan dengan yang lainnya.
 
"Terkait perluasan lini usaha di luar consumer finance yang ada kita lebih ke fee base saja seperti di insurance, kan ada personal accident. Tapi, lebih dari itu kita memang fokus ke konsumer di tahun ini. Namun, kita tetap membuka peluang bisnis yang ada," pungkasnya.
 

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif