Country Marketing Head RedDoorz Indonesia Sandy Maulana. FOTO: istimewa.
Country Marketing Head RedDoorz Indonesia Sandy Maulana. FOTO: istimewa.

RedDoorz Gali Pasar Milenial Senilai USD100 Juta

Ekonomi startup mark plus
Medcom • 10 September 2019 19:15
Jakarta: RedDoorz Indonesia mencoba berekspansi ke beberapa negara di ASEAN dan tidak hanya menjangkau pasar Indonesia. Adapun Filipina, Vietnam, hingga Singapura menjadi bidikan perusahaan penyedia jaringan penginapan melalui aplikasi mobile.
 
Perusahaan pun mengejar pasar potensial seperti generasi milenial yang bernilai sekitar USD100 juta. Saat ini total sudah ada sekitar 1.000 properti di empat negara itu yang sudah bekerja sama.
 
"Yang kami kejar adalah milenial sekarang ini bekerja, menabung, lalu travelling. Nah, potensi pasarnya mencapai USD100 miliar, itu yang kami kejar. Selain itu dengan berkolaborasi dengan pengusaha lokal, kita berharap dapat membantu ekonomi di sekitar mereka. Dan dengan sekitar 1.000 properti yang sudah berkolaborasi, kami adalah jaringan penginapan terbesar di Asia Tenggara," ujar ujar Country Marketing Head RedDoorz Indonesia Sandy Maulana, di gelaran ASEAN Marketing Summit 2019, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun anggapan bahwa travelling mahal memang sudah bukan barang baru lagi, yang kemudian mendorong lahirnya backpacker, istilah bagi mereka tukang berpergian dan berwisata dengan budget minim. Artinya tidak ada hotel mewah untuk akomodasi, hanya mengandalkan penginapan murah meriah untuk istirahat.
 
Menurut dia, selama esensi dari travelling itu terpenuhi, yaitu hasrat untuk menikmati pengalaman di setiap destinasi, maka tempat menginap tidak perlu mahal.
 
"Tren di kalangan milenial adalah pengalaman nomor satu. Masalah kenyamanan hotel nomor kesekian. Yang penting bisa share di media sosial kalau mereka sudah jalan dan merasakan experience di satu tempat," jelas Sandy.
 
Sandy menuturkan terjangkau bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan. Satu faktor utama yang ditawarkan RedDoorz ketika traveller menginap dengan harga affordable.
 
RedDoorz adalah jaringan penginapan yang memanfaatkan teknologi aplikasi mobile sebagai akses utama. Di dalamnya terdapat banyak pilihan penginapan atau hotel dengan harga sangat terjangkau di berbagai daerah.
 
RedDoorz tidak memiliki propertinya langsung, namun berkolaborasi dengan pengusaha penginapan setempat. Penginapan-penginapan tersebut yang sudah masuk jaringan RedDoorz kemudian di-rebrand dan dilengkapi fasilitas mulai dari tempat tidur, TV, air mineral, wifi gratis, sampai kebersihan yang terjamin. Sebagai gantinya, mereka diberik kemudahan akses konsumen yang mencari penginapan di sekitar daerah mereka melalui aplikasi.
 
"Faktor kenyamanan dinilai salah satu faktor yang sulit didapat ketika menginap di tempat dengan harga terjangkau. Tapi kami bisa memberikannya. Jadi traveller tinggal fokus mengejar experience tanpa harus kocek mereka jebol," pungkas Sandy.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif