Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Guntur Syahputra Saragih (tengah). Foto: Septianda Perdana/Antara
Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Guntur Syahputra Saragih (tengah). Foto: Septianda Perdana/Antara

KPPU Menyelidiki Dugaan Monopoli Pembayaran Parkir Mal

Ekonomi ovo
Husen Miftahudin • 17 Juli 2019 14:00
Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyoroti indikasi praktik bisnis tidak sehat yang dilakukan OVO. Aplikasi pembayaran digital milik grup Lippo itu menguasai alat transaksi pembayaran di banyak parkiran pusat perbelanjaan atau mal.
 
Komisioner KPPU Guntur S Saragih menyebut Lippo 'pilih kasih' dengan memberikan kewenangan mengelola pembayaran di parkiran mal hanya kepada OVO. Juga, menutup peluang terhadap pelaku lain yang memiliki layanan serupa.
 
"Tidak boleh dong. Kalau sampai merugikan konsumen, tidak boleh tindakan-tindakan seperti itu," tegas Guntur dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, 17 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seharusnya, monopoli pembayaran parkiran seperti yang diraih OVO di sejumah mal tidak boleh disalahgunakan. Sekalipun memang ditunjuk langsung oleh pemilik atau pengelola mal.
 
Sebab, mal merupakan tempat yang terbuka untuk umum. "Kan (mal) itu publik jatuhnya," kata Guntur.
 
Faktanya, jelas Guntur, saat ini masyarakat memiliki beragam alat transaksi pembayaran berbasis digital termasuk dalam bentuk kartu.
 
"Kalau dia (mal) ingin cashless, dia tidak bisa satu pilihan (OVO) saja. Kalau misalnya ada 10 alat pembayaran yang tersedia sekarang dan sudah digunakan masyarakat, masa harus dimiliki seluruhnya? Kan tidak efisien bagi masyarakat. Harus ada pilihan," terangnya.
 
Atas dasar itu, KPPU saat ini sedang mendalami latar belakang sampai praktik yang terjadi melibatkan OVO di pusat perbelanjaan. "Nanti baru meningkat ke penyelidikan," ucap Guntur.
 
Penelitian akan dilakukan mencakup seluruh pihak, baik itu OVO maupun pengelola pusat perbelanjaan terkait.
 

(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif