Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Gubernur BI: Pameran KKI 2019 Tampil Beda

Ekonomi bank indonesia industri kreatif
Husen Miftahudin • 12 Juli 2019 12:02
Jakarta: Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 yang digelar Bank Indonesia (BI) diklaim tampil beda. Ada empat perbedaan mencolok pameran KKI tahun ini dengan gelaran serupa di tahun-tahun sebelumnya.
 
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan perbedaan pertama pameran KKI 2019 ialah menampilkan produk-produk unggulan dari 370 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan bank sentral.
 
"Kami sudah pilih 370 UMKM dari 898 (UMKM binaan) yang memberikan best of the best, produknya adalah produk unggulan dan produk pilihan. Kualitas produknya sangat bagus tapi harganya harga perajin," ujar Perry dalam kata sambutannya di pameran KKI 2019, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun dari ke-370 produk UMKM binaan yang ditampilkan, 120 di antaranya merupakan produk kain dan pakaian. Selanjutnya, ada 88 UMKM binaan yang bergerak di bidang kerajinan. Sedangkan 150 produk lainnya merupakan UMKM yang bergerak di bidang makanan jadi.
 
Perry melanjutkan tampilan yang berbeda di pameran KKI 2019 ialah menyambungkan UMKM binaan dengan para desainer. Langkah ini merupakan upaya bank sentral dalam mendorong UMKM binaan agar go ekspor dan go digital.
 
"Setiap hari dari sekarang sampai Minggu kami akan tampilkan peragaan busana dari desainer bertaraf nasional, internasional, dan lokal. Itu bedanya, dulu sehari sekarang tiga hari berturut-turut," urainya.
 
Perbedaan ketiga adalah adnya kegiatan business matching (temu bisnis). Dari 91 UMKM binaaan, 28 di antaranya akan melakukan temu bisnis dengan pihak perbankan.
 
Selanjutnya, 33 UMKM binaan lainnya akan dipertemukan dengan eksportir dan importir. Sedangkan 30 UMKM sisanya akan melakukan temu bisnis dengan platform digital, e-commerce, dan fintech.
 
"Juga kami akan ada workshop bagaimana mereka bisa mencocokkan dengan pembiayaan, dengan ekspor, sehingga ini betul-betul barangnya bagus. Dihubungkan dengan desainer, tapi juga dihubungkan dengan ekspornya maupun dengan platform digital," tutur Perry.
 
Perbedaan yang terakhir ialah memudahkan pembayaran. Tahun lalu pameran KKI bisa menggunakan debet dan kredit. Di KKI 2019 ini pembayaran juga bisa dilakukan dengan pembayaran online.
 
"Tahun ini kami juga bisa melakukan pembayaran online yang lain, baik melalui gesek termasuk QR Indonesian Code. Jadi tinggal ditempel saja lewat dompet digital," tutup Perry.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif