Ilustrasi (FOTO: Tokopedia)
Ilustrasi (FOTO: Tokopedia)

Tokopedia Tegaskan Induk Perusahaan Ada di Indonesia

Antara • 31 Juli 2019 08:33
Jakarta: Tokopedia, salah satu unicorn asal Indonesia menegaskan bahwa induk perusahaan berada di Indonesia. Hal itu ditegaskan menyusul pemberitaan sebelumnya tentang pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong yang menjelaskan mengenai klaim Singapura atas empat unicorn Indonesia.
 
"Kami tidak mempunyai induk perusahaan di negara lain. Tokopedia sejak awal selalu beroperasi di Indonesia. Kami hanya memiliki anak perusahaan kecil di Singapura untuk mendukung sebagian upaya riset dan pengembangan induk perusahaan Tokopedia yang ada di Indonesia," kata VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak.
 
Mengutip Antara, di Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019, Nuraini menjelaskan, sejak awal Tokopedia didirikan selaku Perusahaan Terbatas (PT) di Indonesia. Tokopedia saat ini terdaftar sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) dengan mendapatkan seluruh perizinan dari BKPM.

“Kami juga berkomitmen untuk terus menjadi perusahaan Indonesia dan menaati seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia,” imbuhnya.
 
Seluruh penanaman modal terhadap Tokopedia masuk ke Indonesia sebagai penanaman modal langsung (FDI). “Jadi seluruh investasi yang diterima Tokopedia masuk melalui induk perusahaan kami di Indonesia,” kata Nuraini.
 
Di sisi lain, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong meralat sekaligus meminta maaf atas pernyataannya terkait empat perusahaan rintisan (startup) berstatus unicorn asal Indonesia dikira milik Singapura. Induk perusahaan Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka bukan di Negeri Singa, melainkan di Indonesia.
 
"Maaf & ralat: Tokopedia dan Bukalapak sudah klarifikasi ke saya, Gojek sudah klarifikasi ke publik: mereka tidak pakai induk perusahaan di Singapura," kata Tom Lembong melalui akun Twitter-nya @tomlembong, Selasa malam, 30 Juli 2019.
 
Mantan Menteri Perdagangan itu menegaskan keempat unicorn tersebut sepenuhnya PT Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia. "Saya bicara terlalu jauh, mengomentari bahan Google-Temasek ini," sesalnya seraya menyertakan foto riset GoogleTemasek.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan