Permintaan tepung terigu meningkat hingga 30% -- MI/Surya Sriyanti
Permintaan tepung terigu meningkat hingga 30% -- MI/Surya Sriyanti

Permintaan Tepung Terigu Jelang Lebaran Meningkat Hingga 30%

Ekonomi tepung terigu
Husen Miftahudin • 25 Juli 2014 12:12
medcom.id, Jakarta: Konsumsi masyarakat terhadap tepung terigu semakin meningkat menjelang hari raya Idul Fitri. Hal tersebut lantaran masyarakat Indonesia banyak yang membuat kue untuk hidangan saat Lebaran, sehingga kebutuhan akan tepung terigu menjadi semakin banyak.
 
"Pada saat Lebaran diperkirakan permintaan akan tepung terigu meningkat sebanyak 20-30% dari bulan-bulan biasanya," ucap Direktur Eksekutif Asosiasi Tepung Terigu Indonesia (Aptindo), Ratna Sari Loppies saat ditemui di Rumah Makan Sari Kuring, Kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2014) malam.
 
Sehingga permintaan pada saat Lebaran, jelasnya, mencapai sebanyak 360-375 ribu Metrik Ton (MT).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk bulan-bulan biasanya itu hanya 300 ribu MT. Tapi itu nanti akan turun kembali, dan akan meningkat lagi pada saat Natal," paparnya.
 
Meski mengalami kenaikan permintaan, Ratna menegaskan bahwa harga tepung terigu menjelang Lebaran ini tidak akan pula mengalami kenaikan. Menurutnya, harga tepung terigu akan naik apabila rupiah terdepresiasi terhadap dolar US.
 
"Mau listrik naik ataupun UMR juga naik, tetap saja kami tidak akan menaikkan harga tepung terigu. Soalnya harga tepung terigu hanya naik kalau rupiahnya melemah yang menyebabkan harga impor gandum juga menjadi meningkat," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif