"Pengembangan yang dilakukan di Bandara Silangit merupakan wujud dari komitmen kami mendukung pemerintah dalam memperkenalkan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional," kata Direktur Utama PT AP II (Persero) Muhammad Awaluddin dikutip dari Antara, Minggu 15 Oktober 2017.
Muhammad Awaluddin mengatakan pengembangan yang dilakukan dan dibukanya penerbangan langsung Jakarta-Silangit akan membuat jumlah penumpang meningkat.
Berdasarkan data AP, pada Januari-September 2017 tercatat jumlah penumpang mencapai 193.390 penumpang atau meningkat signifikan 216 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Hingga akhir 2017 diperkirakan jumlah penumpang dapat menyentuh angka sebanyak 250 ribu penumpang naik sekitar 60 persen dibandingkan dengan realisasi 2016, yakni 153.135 penumpang.
Hal tersebut didukung sejumlah faktor seperti pembukaan rute baru oleh maskapai penerbangan Lion Air dan Citilink yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Terkait dengan pengembangan, kami sampaikan bahwa pengembangan Bandara Silangit tidak berhenti sampai di sini. AP II akan melanjutkan pengembangan hingga kuartal I-2018 dan pada saat itu terminal penumpang diperluas menjadi 3.054 meter persegi serta dilengkapi dengan VIP Lounge serta dapat menampung sebanyak 1 juta pergerakan penumpang setiap tahun," kata Dirut AP II itu.
Sejalan dengan pengembangan bandara ini, AP II juga secara aktif mengajak maskapai bekerjasama untuk membuka lebih banyak lagi rute domestik dan internasional.
Sejak dikelola AP II, pengembangan di Bandara Silangit dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh aspek termasuk peningkatan konektivitas melalui pembukaan rute penerbangan langsung Jakarta-Silangit dan sebaliknya pada 23 Maret 2016, lalu diikuti oleh Sriwijaya Air pada 26 April 2016.
Presiden Joko Widodo pada Sabtu 14 Oktober juga telah meninjau pengembangan Bandara Silangit yang terletak dekat dengan kawasan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara.
Presiden juga mengapresiasi pengembangan infrastruktur yang telah dilakukan di Bandara Silangit. Meskipun demikian, Presiden Jokowi meminta agar juga dilakukan peningkatan di sisi udara khususnya perpanjangan runway dari saat ini 2.650 meter menjadi 3.000 meter, dan meminta dukungan Pemkab Tapanuli Utara terkait dengan kesiapan tanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News