"Kemajuan teknologi membuat jumlah Fintech semakin bertambah banyak dan berkembang," kata Executive Vice President Strategic Information Technology Group PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hermawan Thendean.
BCA melihat bahwa hal ini merupakan sebuah kesempatan. Sebab, ke depannya makin banyak orang butuh sistem pembayaran untuk transaksi yang lebih mudah. Alasan inilah yang membuat Hermawan tak melihat bank yang penyedia solusi lain sebagai pesaing.
"Saya melihat mereka sebagai mitra. Bila ada satu kelompok yang belum bisa kami jamah, melalui mereka kami bisa mencapai ke sana (support fintech)," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur BCA Armand W. Hartono juga membicarakan perihal pergeseran zaman. Bank sendiri berasal dari bahasa latin "Banque" yang artinya tempat duduk. Jadi, bank merupakan tempat bank duduk mendengarkan kebutuhan nasabah.
"Dari sini, kami akan membuat solusi yang tepat dan kembali mendengarkan nasabah untuk kembali membuat solusi lagi dan begitu seterusnya," ujar Armand W. Hartono.
Armand pun menyoroti bahwa nasabah masa kini sudah banyak yang merupakan Chief Technology Officer dan anak muda yang ahli programming.
"Memang toko hari ini sudah mulai menuju dunia digital. Bila dulu orang banyak duduk di warung kopi, sekarang menjadi Hackaton yang kita namakan Finhacks," paparnya.
Di ajang Finhacks 2016 ini, BCA akan membuka API (Application Program Interface) berdasarkan masukan yang sudah diterima beberapa tahun terakhir. Dari masukan para nasabah ini BCA bisa melakukan inovasi.
"Ini adalah sebuah proses berkesinambungan," ujarnya.
Buat Anda yang tergabung dalam komunitas Teknologi Informasi (TI) bisa bergabung dalam ajang Fintech atau BCA Finhacksini. Kali ini, BCA Finhacks dimulai pada 16 Maret 2016, di Ruang Jasmine 1 & 2 Hotel Intercontinental Jakarta.
Untuk lebih lengkapnya simak video berikut ini https://www.youtube.com/watch?
Source: smart-money.co.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News