Sektor BPOM Paling Banyak Dapat Izin Operasional
Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono. Medcom/Eko.
Jakarta: Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang perekonomian menyebutkan izin untuk komersial/operasional yang paling banyak diterbitkan melalui penerapan sistem Online Single Submission (OSS) adalah untuk sektor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

"Sektor paling banyak dari BPOM, karena impor barang produk obat dan makanan itu perlu Surat Keterangan Impor (SKI) dan Surat Persetujuan Impor (SPI)," kata Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Agustus 2018.

Dirinya menambahkan, sebanyak 2.693 izin komersial/operasional telah diterbitkan melalui sistem OSS untuk sektor BPOM. Sektor paling banyak lainnya adalah 1.939 izin komersial/operasional yang dterbitkan untuk sektor pertanian, dan 1.218 izin untuk sektor perdagangan.

Sementara itu, izin usaha yang paling banyak diterbitkan adalah untuk sektor perdagangan sebanyak 3.410. Adapun sektor lainnya yang paling banyak mendapatkan izin usaha melalui sistem OSS adalah sektor perindustrian 2.012 dan sektor pertanian sebanyak 552.

"Kalau kita lihat profilnya, jenis pelaku usaha itu yang perseorangan presentasenya itu 25 persen sebanyak 1.827 non-perseorangan 73 persen itu ada korporasi, koperasi, dan firma. Kemudian dua persen sisanya itu perwakilan," jelas dia.

Sejak diluncurkan pada 9 Juli, sudah ada 30.505 yang melakukan registrasi dalam sistem OSS dengan rata-rata 1.326 registrasi per hari. Dari total tersebut 22.328 di antaranya telah melakukan aktivasi akun atau 970 per hari.

Sebanyak 12.290 Nomor Izin Berusaha (NIB) yang telah diterbitkan atau rata-rata 534 per hari. Kemudian ada 7.004 Izin Usaha (IU) yang diterbitkan dengan rata-rata ada 304 IU per hari, dan ada 5.587 izin komersial/operasional yang sudah diterbitkan atau 243 izin.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id