Jamkrindo Berikan Penjaminan Kredit Konstruksi bagi Bank Mandiri

Eko Nordiansyah 16 April 2018 14:23 WIB
perum jamkrindo
Jamkrindo Berikan Penjaminan Kredit Konstruksi bagi Bank Mandiri
Jamkrindo. ANT/Yudhi Mahatma.
Jakarta: Perum Jamkrindo menandatangani Perjanjian Kerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk Penjaminan Kredit Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa untuk proyek-proyek dan/atau pengadaan barang/jasa yang sumber dananya seluruhnya berasal dari APBN, APBD, BUMN dan BUMD dengan maksimal nilai proyek sebesar Rp5 miliar.

Penandatanganan ini dilakukan Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto bersama dengan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto dan disaksikan oleh yakni Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo.

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi bisnis untuk meningkatkan sinergi serta kelancaraan kegiatan bisnis kedua belah pihak dengan prinsip saling menguntungkan," kata Randi Anto di Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Dirinya menambahkan, potensi bisnis penjaminan cukup signifikan di mana kerjasama penjaminan kredit baik cash loan maupun non cash loan dengan Bank Mandiri masih sangat besar untuk ditingkatkan dalam rangka meningkatkan akses sumber pembiayaan pelaku usaha UMKM kepada Bank Mandiri.

Selain itu dilakukan penandatangan kerjasama antara Bank Mandiri dengan PT Askrindo, PT Jasindo, PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asuransi Asei Indonesia untuk penjaminan atas kredit/ pembiayaan bagi UMKM atau Koperasi untuk keperluan tambahan Modal Kerja jasa konstruksi dan pengadaan barang/jasa sesuai dengan kontrak kerjanya, yang sumber pengembaliannya berasal dari dana APBN/APBD/BUMN.

Data realisasi volume penjaminan kredit di Perum Jamkrindo di Bank Mandiri sepanjang 2015 sampai 2017 yakni mencapai Rp19,2 triliun di antaranya untuk Kredit Business Banking Rp159,8 miliar, Kredit Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa Rp13,4 miliiar, Kredit Kontra Bank Garansi sebesar Rp461,7 miliar.

Selain itu, masih ada Kredit Mikro sebesar Rp356,4 miliar, Kredit Multiguna sebesar Rp42,5 miliar, Kredit Serbaguna Mikro Mandiri sebesar Rp24,3 miliar, Kredit Tanpa Agunan sebesar Rp43,9 miliar, Kredit Umum sebesar Rp3,5 miliar, Kredit Usaha Rakyat 2015 sebesar Rp18 miliar dan Pembiayaan Invoice sebesar Rp92,8 miliar.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id