Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom.

Sri Mulyani Tak Masalah AS Cabut Indonesia dari Negara Berkembang

Ekonomi indonesia-as Negara Berkembang
Eko Nordiansyah • 24 Februari 2020 20:19
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tak masalah dengan keputusan Amerika Serikat (AS) yang mengelurkan Indonesia dari negara berkembang. Dengan keputusan ini Indonesia dianggap sebagai negara maju untuk perdagangan internasional.
 
Menurut Sri Mulyani, pencabutan ini hanya berdampak pada tambahan bea masuk impor atau Countervailing Duties (CVD's) dari suatu negara. Fasilitas CVD berbeda dengan Generalized System of Preferences (GSP) sehingga pengaruhnya tidak akan terlalu besar terhadap Indonesia.
 
"Jadi sebetulnya enggak terlalu besar sekali pengaruhnya kepada perdagangan kita dan CVD ini berbeda dengan GSP," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin, 24 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, selama ini hanya terdampat lima komoditas asal Indonesia yang menikmati fasilitas CVD. Meski begitu Sri Mulyani berharap Indonesia terus meningkatkan daya saing (competitiveness) sebagai negara berpendapatan menengah.
 
"Jadi ya memang harus terus meningkatkan competitiveness kita saja. Kalau dari sisi itu kan yang selama ini menjadi pusat perhatian Presiden. Produktivitas, competitiveness, connectivity, itu semua yang akan menciptakan cost of product yang lebih efisien," jelas dia.
 
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap fasilitas GSP dari pemerintah AS tetap bisa dipertahankan. Saat ini pemerintah sedang melakukan negosiasi dengan pemerintah AS soal fasilitas GSP. Apalagi AS merupakan mitra strategis karena negara tujuan ekspor ke-2 bagi Indonesia.
 
"GSP masih belum ditetapkan, jadi kita akan tetap lakukan upaya terbaik untuk tetap dapat GSP itu. Dan tentu kita juga akan lihat dari sisi industri kita untuk semakin kompetitif," pungkasnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif