NEWSTICKER
Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati. Foto: dok MI.
Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati. Foto: dok MI.

Ekonom Imbau OJK Tak Asal Bicara soal Jiwasraya

Ekonomi ojk Jiwasraya
Eko Nordiansyah • 27 Februari 2020 19:54
Jakarta: Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati meminta jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak asal bicara terkait kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Apalagi menyebut dampak Jiwasraya ke industri asuransi yang disebut kecil hanya satu persen.
 
"Konsekuensi statement itu banyak. Jadi pejabat tidak bisa dengan mudah kasih statement seperti itu. Apalagi ini lembaga negara," kata Enny di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Enny berpandangan jika memang kasus Jiwasraya tidak berdampak sistemik terhadap industri asuransi nasional, mestinya permasalahan gagal bayar Jiwasraya tidak menjadi perhatian serius pemerintah. Bahkan tak perlu ada wacana penyertaan modal negara (PMN) untuk Jiwasraya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi nyatanya beda, malahan rencananya kan mau ada bailout yang nilainya belasan triliun. Jadi buat apa kalau ternyata kerugiannya kecil, karena alasannya asetnya hanya satu persen dari total aset industri asuransi," ungkap dia.
 
Dirinya menambahkan rencana suntikan PMN hingga Rp15 triliun menunjukkan persoalan gagal bayar Jiwasraya harus segera diselesaikan karena memiliki dampak besar. Namun dibutuhkan koordinasi yang padu antara pemerintah dan regulator, bukan malah mengecilkan masalah.
 
"Kalau menurut kajian OJK ternyata dampaknya kecil, DPR tidak perlu dong buat panja. Dan harusnya Jiwasraya bisa dong selesaikan kerugiannya cepat kepada nasabahnya tanpa berlarut-larut," pungkasnya.
 
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso sebelumnya menyebut kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya tidak berdampak signifikan terhadap industri asuransi di Tanah Air. Dampak Jiwasraya hanya satu persen terhadap industri keuangan secara keseluruhan.
 
"Jiwasraya bagaimana pun yang penting solusi ke depan agar masyarakat percaya diri kembali pada sektor keuangan, kalau dilihat porsi Jiwasraya dibanding total industri asuransi masih kecil, hanya satu persen dampak Jiwasraya dari total, masih kecil sekali," ujar Wimboh.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif