Ilustrasi pasar induk. Foto: dok MI/Adam Dwi.
Ilustrasi pasar induk. Foto: dok MI/Adam Dwi.

Kucurkan Rp152 Miliar, PUPR: Pembangunan Pasar Induk Kota Batu Rampung 2023

Ekonomi pasar Bahan Pokok UMKM ekonomi daerah Kementerian PUPR Pedagang Pasar
Insi Nantika Jelita • 12 Mei 2022 17:32
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Pasar Induk Kota Batu, Jawa Timur. Pasar ini menelan anggaran sebanyak Rp152,721 miliar dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2023.
 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, salah satu tujuan pembangunan pasar tersebut ialah mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
 
"Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan menggerakan sektor UMKM yang merata hingga pelosok desa," ujarnya dalam siaran pers, Kamis, 12 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun pengerjaan pembangunan tersebut dilakukan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Direktorat Jenderal Cipta Karya, dengan progres fisik pembangunan pasar sudah mencapai 11,18 persen.
 
Pasar Induk Kota Batu dibangun di atas lahan seluas 39.548 meter persegi dengan total luas bangunan 35.077 meter persegi. Pasar ini dibangun setinggi tiga lantai dengan pembagian lantai 1 sebagai zona basah, lantai 2 sebagai zona kering dan lantai 3 sebagai zona makanan dan kuliner. Jumlah kios Pasar Induk Kota Batu sebanyak 1.733 unit dan total los 1.033 unit. Pasar ini dikerjakan oleh kontraktor PT Sasmito.
 
Kepala BPPW Jawa Timur Muhammad Reva mengatakan, pembangunan Pasar Induk Kota Batu merujuk pada Peraturan Menteri PUPR No. 2 Tahun 2015 tentang bangunan gedung hijau.
 
"Pasar ini akan mengutamakan efisien listrik, air, dan ramah lingkungan sehingga bangunan dipercaya aman, nyaman, sehat, ramah perempuan, anak dan difabel," ucap Reva.
 
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan pembangunan Pasar Induk Kota Batu oleh Kementerian PUPR diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Kota Batu.
 
"Pasar induk ini tidak hanya mencakup pertanian tetapi juga sebagai destinasi wisata kuliner Kota Batu," terangnya.
 
Dengan terselesaikannya pembangunan Pasar Induk Kota Batu ini, diharapkan dapat menampung 3.306 pedagang dari pasar lama yang sebelumnya hanya dapat menampung 2.210 pedagang ditambah dengan para pedagang yang berjualan di luar bangunan pasar yang lama.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif