Illustrasi. Dok : MI/Desi Anggriani.
Illustrasi. Dok : MI/Desi Anggriani.

Uji Coba B30 Diharapkan Bisa Kelar September

Ekonomi cpo
Suci Sedya Utami • 15 Agustus 2019 20:03
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya mempercepat uji jalan (road test) penggunaan campuran solar dan biodeisel sebesar 30 persen (B30) hingga September. Awalnya uji jalan tersebut ditargetkan rampung pada Oktober.
 
"Oktober selesai, kita harapkan dipercepat, ya kalau bisa september selesai bisa lebih bagus. klo tanda-tandanya gak ada masalah kita percepat," kata Plt Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto, di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Djoko mengatakan sejauh ini uji jalan berjalan lancar. Dia bilang uji jalan sudah dilakukan dengan jarak mencapai 50 kilometer (km). Nantinya peningkatan uji jalan akan dilakukan dengan meningkatkan waktu tempuh.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya dalam sehari 12 jam uji jalan, kita tambah 15 jam. Kilometernya tetap tapi waktunya ditambah, karena untuk mencapai jarak," tutur dia.
 
Setelah dilakukan uji jalan, kata Djoko, pada Oktober akan dibuat keputusan menteri tentang berapa volume campuran biodiesel (fatty acid methyl ester/FAME) yang dibutuhkan. Kemudian mengatur kontrak dengan Pertamina dan seluruh badan usaha produsen FAME di November.
 
"Sehingga pelaksanaan persiapan B30 infrastrukturnya, tangki-tangkinya secara bertahap," tutur dia.
 
Djoko menambahkan implementasi B30 secara keseluruhan pada awal 2020. Dia yakin, produsen FAME mampu memenuhi pasokan untuk kebutuhan B30.
 
Sebelumnya Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana mengatakan uji jalan dilakukan pada kendaraan penumpang dengan menempuh rute Lembang-Cileunyi-Nagreg-Kuningan-Tol Babakan-Slawi-Guci-Tegal-Tol Cipali-Subang-Lembang sejauh 560 km per hari.
 
"Sedangkan truk menempuh rute Lembang-Karawang-Cipali-Subang-Lembang sejauh 350 km per hari," tutur Dadan.
 
Uji coba penggunaan B30 ini tidak hanya dilaksanakan pada kendaraan darat bermesin diesel. Dalam waktu dekat, pengujian sejenis juga akan dilakukan pada kereta api, angkutan laut, dan alat berat di pertambangan.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif