NEWSTICKER
Ilustrasi Gedung Kemenkeu. Foto: dok MI.
Ilustrasi Gedung Kemenkeu. Foto: dok MI.

Klaim Asuransi BMN Kemenkeu Butuh Waktu

Ekonomi kementerian keuangan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Eko Nordiansyah • 10 Januari 2020 17:34
Jakarta: Konsorsium Asuransi Barang Milik Negara (BMN) menyebut proses klaim lima gedung Kementerian Keuangan yang terdampak banjir butuh waktu. Meskipun diketahui nilai pertanggungan kelima gedung yang terdampak banjir mencapai Rp50,6 miliar.
 
Ketua Konsorsium Asuransi BMN Sahata Lumban Tobing mengatakan saat ini pihaknya menunggu perhitungan kerugian oleh loss adjuster. Setelah itu konsorsium akan melaporkan kepada Kemenkeu, sebelum dilakukan pencairan klaim.
 
"Angka klaim, karena butuh waktu untuk dihitung, dalam waktu tidak terlampau lama kami proyeksikan bisa kasih dokumen ke Kemenkeu," kata dia di Gedung DJKN, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, loss adjuster dari luar pihak asuransi akan menghitung berapa jumlah kerugian dan membandingkannya dengan persyaratan polis yang disetujui konsorsium dengan Kemenkeu. Namun biasanya butuh waktu untuk penyiapan dokumen.
 
"Adjuster ini menilai dari segi jumlah klaim, dokumentasinya, dari segi tahun bangunan, teknis dan berapa jumlah klaim sesuai dengan kontrak polis," jelas dia.
 
Angka klaim kelima gedung terdampak banjir akan lebih rendah dari nilai pertanggungannya. Pasalnya klaim akan diberikan untuk kerugian yang terdampak banjir saja, sementara nilai pertanggungan bisa keluar jika gedung benar-benar hancur.
 
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata menjelaskan pemerintah biasanya memiliki dana pemeliharaan untuk BMN. Namun karena disebabkan bencana besar, maka tidak bisa penanggulangannya menggunakan dana pemeliharaan.
 
"Sekarang karena ada bencana, kita exercise hak kita. Kalau bencana eskalasi makin tinggi, kita melihat makin perlunya asuransi. Kalau ikut proses APBN baru bisa ganti tahun depan," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif