Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Bos AirAsia Beberkan Penyebab Bandara Kertajati Sepi

Ekonomi bandara airasia
Annisa ayu artanti • 25 Juni 2019 08:44
Jakarta: Maskapai AirAsia Indonesia menyatakan masih banyak yang harus dibenahi meskipun Bandara Kertajati sudah bisa beroperasi. Hal itu dianggap penting agar semakin banyak masyarakat yang menggunakan bandara tersebut untuk moda transportasi di masa yang akan datang.
 
Hal itu dibeberkan Direktur Utama AirAsia Dendy Kurniawan menanggapi masih sepinya Bandara Kertajati. Ia mengatakan salah satu penyebab bandara yang berada di Jawa Barat itu sepi karena akses menuju bandara belum memadai. Tol penghubung Bandung dan Bandara Kertajati yaitu tol Cisumdawu belum selesai.
 
"Memang yang dipertanyakan adalah jarak terdekat dari kota besar di wilayah sana, yang paling deket Bandung. sementara tol yang hubungkan Bandung-Kertajati, Cisumdawu belum selesai," kata Dendy, saat publik expose di kawasan Blok M, Jakarta, Senin sore, 25 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dendy menjelaskan jika menggunakan jalan non tol perjalanan Bandung ke Kertajati menghabiskan waktu tempuh sampai 2,5 jam. "Tentunya ini akan jadi pekerjaan rumah bagi orang yang ingin pergi dari atau ke bandung, tentunya penumpang ini punya opsi lain, kalau 2,5 jam kenapa tidak lewat Jakarta saja," beber dia.
 
Menurutnya, pemerintah harus segera menyelesaikan infrastruktur pendukung tersebut agar Bandara Kertajati tidak kehilangan penumpang.
 
"Karenanya kami selalu sampaikan kepada pemerintah, mudah-mudahan jalan tol Bandung-Kertajati bisa segera selesai dan kedua kami harapkan bukan hanya jalan tol tapi juga tapi kereta jarak sebetulnya tidak masalah," tutup Dendy.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif