Menko Darmin Nasution. MI/ROMMY PUJIANTO.
Menko Darmin Nasution. MI/ROMMY PUJIANTO.

Menko Darmin Anggap Giant Tutup Gara-gara Kalah Saing

Ekonomi Giant
Eko Nordiansyah • 25 Juni 2019 05:24
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menganggap penutupan sejumlah gerai Giant Express karena mereka kalah saing. Menurut dia, di era persaingan seperti sekarang ini adalah hal yang wajar jika ada usaha yang harus tutup.
 
"Artinya itu hasil dari persaingan, namanya pasar, kalau ada yang kalah dalam persaingan, hal itu normal, jangan dirisaukan," kata Darmin di Gedung Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 24 Juni 2019.
 
Dirinya menambahkan saat ini sudah banyak bermunculan berbagai jenis usaha ritel di tengah masyarakat. Pengusaha mulai yang dari skala besar sampai dengan skala kecil sangat mudah dijumpai sehingga pengusaha harus bisa bersaing.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu namanya persaingan antara peritel, ada peritel ini, ada peritel model begitu, wajar itu. Kan peritel itu ada macam modelnya, ada yang bentuknya (department) store, ada yang mart," jelas dia.
 
Beberapa gerai Giant Express di Jakarta akan menutup gerainya akhir Juli 2019. Anak usaha dari PT Hero Supermarket Tbk (HERO) tersebut memberikan diskon mulai dari lima persen sampai 50 persen.
 
Berdasarkan informasi yang beredar, enam Giant Express yang akan tutup tersebut adalah Giant Ekspres Cinere Mall, Giant Ekspres Mampang, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Jatimakmur, Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Ekstra Wisma Asri.
 
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta mengatakan penutupan gerai Giant Express karena banyak faktor. Di antaranya lokasi, persaingan, manajemen, dan pemasaran. Namun yang dinilainya menjadi faktor utama penutupan enam gerai tersebut adalah lokasi yang tidak lagi strategis.
 
"Yang terberat dari yang saya lihat, adalah lokasi. Karena kalau kita lihat Hero, Giant group ini kan mereka grup lama yang lokasi-lokasinya lama," kata Tutum kepada Medcom.id, Senin, 24 Juni 2019.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif