Wakil Presiden Jusuf Kalla (MI/ATET DWI PRAMADIA)
Wakil Presiden Jusuf Kalla (MI/ATET DWI PRAMADIA)

Pemerintah Tingkatkan Aturan Ketentuan Hunian Berimbang

Ekonomi perumahan hunian jakarta
Husen Miftahudin • 02 Desember 2015 15:26
medcom.id, Jakarta: Pemerintah melalui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) akan mempertegas ketentuan untuk hunian berimbang. Penguatan regulasi tersebut untuk mewujudkan keadilan bagi masyarakat.
 
"Salah satunya ialah bagaimana tercapaianya hunian berimbang. Memang sekarang ini sedang ditingkatkan aturan itu melalui Kepmen (Keputusan Menteri) menjadi Peraturan Pemerintah (PP)," ujar JK, dalam Rapat Kerja Nasional Real Estat Indonesia (REI) XVI, di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/12/2015).
 
Ia mengakui, jika tidak dipertegas melalui peningkatan regulasi maka yang terjadi justru mewujudkan kota yang tidak adil. Hal ini jelas akan terjadi ketimpangan yang semakin parah antara hunian mewah dan pemukiman kumuh.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Maka itu akan dipertegas. Karena kalau tidak, inilah kota-kota tidak adil dan tidak berimbang. Kita lihat iklan rumah-rumah mewah di TV, tapi ada rumah-rumah kumuh Ciliwung menyayat hati," papar dia.
 
JK menuturkan, rumah berimbang merupakan salah satu cara untuk menghindarkan konflik sosial. Oleh karena itu, JK meminta para pengembang mewujudkan hunian berimbang.
 
"Karena itulah kalau tidak menyelenggarakan itu dan pasti berdiri rumah-rumah mewah dan tercipta gap (kesenjangan) yang tinggi yang tidak diharapkan dan akan timbul masalah sosial. Sebelum itu, maka pengembang yang berkepentingan harus jelas dan kepastian membangun rumah berimbang itu," tutup JK.
 
Sebagai informasi, hunian berimbang tertuang dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) Nomor 7 Tahun 2013. Dalam ketentuan tersebut diatur proporsi 1:2:3 untuk pengembang. Artinya, pembangunan satu unit rumah mewah diiringi dua unit rumah menengah dan tiga unit rumah sederhana dalam satu hamparan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif