Country Head, Commercial Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, Irvan Noor di Financial Club Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (26/4/2016). MTVN/Eko Nordiansyah.
Country Head, Commercial Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, Irvan Noor di Financial Club Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (26/4/2016). MTVN/Eko Nordiansyah.

Standard Chartered akan Ikuti Anjuran Bunga Single Digit

Eko Nordiansyah • 26 April 2016 15:27
medcom.id, Jakarta: Standard Chartered Bank Indonesia akan mengikuti arahan stakeholder untuk menuju suku bunga rendah. Bahkan, Standard Chartered meyakini kebijakan itu akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.
 
Pemerintah mendorong suku bunga harus berada pada level single digit atau paling tidak tujuh persen untuk suku bunga kredit. Hal ini juga didukung oleh berbagai upaya kebijakan Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
"Kita ikuti ketentuan pemerintah, kalau arahannya lebih baik kita adjust juga, sebagai bank kita ikuti arahan BI dan OJK," ujar Country Head, Commercial Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, Irvan Noor di Financial Club Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, setiap kredit korporasi memiliki tingkat yang berbeda. Hal ini tergantung pada profil serta risiko yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
 
"Enggak bisa bilang (berapa suku bunganya), karena tiap perusahaan profile risikonya beda-beda, yang profile risiko lebih rendah pasti suku bunga rendah," tegas dia. 
 
Kendati begitu, dirinya optimistis suku bunga single digit akan tercapai pada akhir tahun ini. Sementara itu, pertumbuhan kredit masih akan disesuaikan oleh otoritas terkait.
 
"Harus optimistis (tahun ini single digit). Target pertumbuhan kredit komersial kita ikuti market dan arahan BI, jadi kita harus tunggu. Sekitar 12 sampai 13 persen itu," pungkasnya. 
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif