AAUI (Foto: dokumentasi AAUI)
AAUI (Foto: dokumentasi AAUI)

Kuartal I-2016

AAUI Catat Total Premi Hanya Tumbuh 4,0%

Angga Bratadharma • 31 Mei 2016 15:46
medcom.id, Jakarta: Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat total premi dari industri asuransi umum sebesar Rp14,5 triliun di kuartal I-2016 atau mengalami pertumbuhan tipis sebanyak 4,0 persen bila dibandingkan dengan perolehan premi di kuartal I-2015 yang tercatat sebesar Rp13,96 triliun.
 
Di sepanjang 2015 sampai dengan kuartal I-2016, kondisi perekonomian Indonesia memang tengah tidak menentu. Hal ini diperparah dengan adanya ketidakpastian dari ekonomi dunia dan berdampak ke dalam negeri. Hal ini ujungnya memberikan tekanan terhadap laju bisnis industri, termasuk didalamnya laju industri asuransi umum Tanah Air.
 
Mengutip data AAUI, Selasa 31 Mei, premi di lini usaha properti berkontribusi terbesar terhadap total premi industri asuransi di mana tercatat sebesar Rp4,18 triliun di kuartal I-2016 atau mengalami pertumbuhan sebanyak 2,1 persen dibandingkan dengan kuartal I-2015 yang tercatat sebesar Rp4,09 triliun.

Setelah lini usaha properti, kontribusi terbesar disusul oleh lini usaha kendaraan bermotor yang tercatat sebesar Rp4,108 triliun di kuartal I-2016 atau mengalami pertumbuhan sebanyak 0,8 persen dibandingkan dengan kuartal I-2015 yang tercatat sebesar Rp4,076 triliun.
 
AAUI Catat Total Premi Hanya Tumbuh 4,0%
Premi dan klaim di kuartal I-2016 (Sumber: AAUI)

 
Sementara itu, kontribusi terbesar ketiga terhadap total premi disumbangkan oleh lini usaha asuransi kesehatan yang sebesar Rp1,48 triliun di kuartal I-2016 atau mengalami pertumbuhan sebanyak 17,7 persen dibandingkan dengan kuartal I-2015 yang tercatat sebesar Rp1,25 triliun.
 
Lebih lanjut, AAUI mencatat jumlah klaim sebesar Rp6,7 triliun di kuartal I-2016 atau mengalami penurunan sebanyak 16,1 persen dibandingkan dengan kuartal I-2015 yang tercatat sebesar Rp8,06 triliun.
 
Adapun lini usaha kendaraan bermotor berkontribusi terhadap pembayaran klaim terbesar sebesar Rp1,9 triliun, disusul lini usaha properti berkontribusi sebesar Rp1,79 triliun, dan disusul lini usaha asuransi kesehatan yang berkontribusi sebesar Rp846 miliar disepanjang kuartal I-2016.
 
Dari tahun ke tahun, biasanya tiga lini usaha yaitu lini usaha properti, kendaraan bermotor, dan asuransi kesehatan menduduki tiga besar dari perolehan premi. Ketiga lini usaha itu juga bisanya menjadi tiga besar terhadap pembayaran klaim di tiap tahunnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan