Ilustrasi bandara. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Ilustrasi bandara. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Tahun Depan, Navigasi 5 Bandara Militer Dipegang AirNav

Ekonomi airnav
Husen Miftahudin • 30 Desember 2016 21:01
medcom.id, Bogor: Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbagan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia akan melayani navigasi lima bandara militer di tahun depan. Navigasi lima bandara itu bekerja sama dengan TNI AU.
 
"Per 1 Januari 2017. Sudah ditandatangani, atas kerja sama TNI AU dan Airnav Indonesia," kata Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono dalam Media Gathering AirNav Indonesia di Bumi Cikeas Resort, Bogor, Jumat (30/12/2016).
 
Kelima bandara militer dimaksud adalah Bandara Internasional Abdul Rachman Saleh Malang, Bandara Ranai Natuna, Tasikmalaya, Sabang, dan Morotai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini juga merupakan penugasan dari pemerintah seiring dengan meningkatnya pergerakan pesawat dan untuk mendukung pariwisata," imbuhnya.
 
Dijelaskannya, untuk pembagian tugas pelayanan navigasi bandara militer, AirNav akan bekerja penuh saat dalam keadaan normal atau tidak dalam keadaan perang. Apabila terjadi keadaan darurat militer seperti peperangan, navigas bandara-bandara tersebut akan dipegang kembali oleh militer.
 
"Paradigmanya, semua pelayanan penerbangan dalam keadaan Indonesia aman, normal maka akan dilayani kaidah penerbangan sipil, meskipun itu penerbangan militer. Misal, pesawat Hercules yang membawa penuh tentara," pungkas Wisnu.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif