Revolusi Industri Menuntut Informasi Cepat dan Tepat
Revolusi Industri. MI/ARYA MANGGALA.
Yogyakarta: Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta Sutirman mengatakan era revolusi industri 4.0 menuntut ketersediaan informasi secara cepat dan tepat dengan dukungan teknologi informasi.

"Untuk menghasilkan informasi yang cepat dan tepat diperlukan keterampilan mengelola kearsipan secara digital," katanya dalam orasi ilmiah peringatan Dies Natalis Ke-7 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Yogyakarta dikutip dari Antara, Kamis, 28 Juni 2018.

Berkaitan dengan hal itu, kata Sutirman, diperlukan model pembelajaran yang tepat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten mengelola kearsipan secara digital sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0.

Menurut dia, model blended learning dengan mengintegrasikan strategi  experiential learning menjadi alternatif untuk menyiapkan sumber daya manusia menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

Model blended learning memadukan pembelajaran online berbasis web (e-learning) dan pembelajaran tatap muka di kelas atau laboratorium (offline), sedangkan experiential learning merupakan sebuah strategi pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam pengalaman nyata agar dapat mengonstruksi pengetahuan, keterampilan serta sikap.

"Experiential learning sering disebut juga sebagai belajar melalui tindakan, belajar sambil bekerja, belajar melalui pengalaman, dan belajar melalui eksplorasi," jelas dia.

Ia mengatakan, salah satu model blended learning yang mengintegrasikan strategi experiential learning telah diterapkan pada pembelajaran kearsipan digital.

"Meskipun model blended learning dengan mengintegrasikan strategi experiential learning baru diterapkan pada pembelajaran kearsipan digital, diperkirakan dapat juga diterapkan pada pembelajaran lain yang memiliki karakteristik materi yang sama," kata Sutirman.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id