Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/MOHAMAD IRFAN)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/MOHAMAD IRFAN)

Pemerintah Masih Pikir-Pikir Suntik Modal ke Bank Muamalat

Ekonomi bank muamalat
Eko Nordiansyah • 12 April 2018 07:30
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melihat persoalan yang dihadapi oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terlebih dahulu untuk mencari solusi dari persoalan yang tengah dihadapi. Adapun bank syariah tersebut tengah mencari tambahan modal, dan pemerintah dinilai bisa menjadi salah satu investor.
 
"Saya lihat saja dulu deh persoalannya apa," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, ditemui usai rapat dengan Komisi XI DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.
 
Dirinya mengaku akan melihat Undang-Undang (UU) yang ada terlebih dulu sebelum memutuskan apakah berminat menyuntikan modal ke Bank Muamalat atau tidak. Begitupun dengan bagaimana dana yang dibutuhkan oleh Bank Muamalat saat ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"UU mengatakan seperti apa, kan kita sudah ada UU mengenai perbankan, UU mengenai Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK). Jadi kita lihat saja dan kebutuhan Bank Muamalat seperti apa," jelas dia.
 
Sebelumnya, Bank Muamalat berharap pemerintah bisa ikut terlibat untuk menyuntikan modal kepada bank syariah tersebut. Saat ini Bank Muamalat membutuhkan tambahan modal sekitar Rp4,5 triliun yang akan digunakan untuk mengembangkan bisnis dan memperkuat modal.
 
Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana mengatakan, pemerintah bisa saja meminta bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menambah modal Bank Muamalat. Atau, menurut Permana, bisa juga institusi pemerintah lainnya yang ikut memiliki saham di Bank Muamalat melalui suntikan dana yang disalurkan.
 
Sejauh ini, lanjut dia, sudah ada pembicaraan yang dilakukan namun belum ada surat resmi yang disampaikan. Sedangkan skema yang bisa dilakukan adalah bisa melalui bank syariah BUMN atau induk usahanya yang membeli right issue yang diterbitkan oleh Bank Muamalat.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif