Adira Finance Dapat Fasilitas Pinjaman Sindikasi USD300 Juta
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)
Jakarta: PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi sebesar USD300 juta di Singapura. Seiring membaiknya posisi ekonomi Indonesia secara global, perbankan luar negeri mulai memiliki minat dalam memberikan fasilitas kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja mumpuni.

Dalam konteks ini, Adira Finance pun memutuskan untuk mendiversifikasi sumber pendanaannya pada pinjaman sindikasi dalam mata uang asing. Kepercayaan investor terhadap Adira Finance tetap kuat, terlihat dari penerbitan pinjaman sindikasi yang mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sekitar 2,6 kali dari rencana awal.

Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengatakan dukungan para investor melalui pendanaan telah menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bagi Adira Finance. Pinjaman sindikasi keenam ini menjadi salah satu sumber pendanaan yang harapannya bisa memacu laju bisnis di masa yang akan datang.

"Tentunya agar dapat mencapai pertumbuhan dalam penyaluran pembiayaan baru 5-10 persen atau setara Rp34 triliun-Rp36 triliun di tahun ini," jelas Hafid Hadeli, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 26 Mei 2018.

Fasilitas ini telah berhasil menarik minat para investor asing yang kebanyakannya berasal dari Singapura, Jepang dan Taiwan. Fasilitas berjumlah USD300 juta dengan tenor tiga tahun ini memperoleh tingkat bunga kompetitif di tengah kondisi pasar dan perekonomian nasional yang masih mengalami belum pasti.

Dalam proses penerbitan pinjaman sindikasi ini, Adira Finance dibantu oleh ANZ Bank (Singapore) Ltd.; The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd.; BNP Paribas; Citigroup Global Markets Asia Ltd; dan DBS Bank Ltd. selaku mandated lead arrangers dan bookrunners.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id