ilustrasi - - Foto: Antara/ Rivan Awal Lingga
ilustrasi - - Foto: Antara/ Rivan Awal Lingga

MRT Diyakini Tak Pengaruhi Penjualan Kendaraan

Ekonomi mrt kendaraan Proyek MRT adira dinamika multifinance
Nia Deviyana • 26 April 2019 21:19
Jakarta: Kehadiran Moda Raya Terpadu (MRT) diharapkan dapat menarik minat pengguna jalan untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.
 
Sejauh ini belum ada studi yang menunjukkan efektivitas MRT dalam mengurangi volume kendaraan. Namun, apabila berhasil terjadi peralihan, bagaimana nasib penjualan kendaraan dalam beberapa tahun ke depan?
 
Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made masih optimistis penjualan kendaraan tidak akan menurun kendati banyak pilihan transportasi massal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita itu mirip Amerika. Di sana, transportasi sudah bagus sekali. Tapi kalau mau ke kota, masih butuh mobil," ujar Made usai memaparkan kinerja perusahaan kuartal I-2019 di Jakarta, Jumat 26 April 2019.
 
Selain itu, belum semua stasiun MRT terhubung dengan kendaraan intermoda. Sehingga untuk sampai ke stasiun MRT, masyarakat masih membutuhkan mobil atau motor.
 
"Misalnya orang Pondok Cabe mau ke Sudirman. Dari Pondok Cabe ke Lebak Bulus naik mobil. Parkir di sana, ke Sudirmannya naik MRT. Memang benar di Sudirman mobil jadi berkurang, tapi saya yakin tidak mengurangi pembelian kendaraan," paparnya.
 
Pada kuartal I-2019 Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp9,45 triliun. Angka ini naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
Secara keseluruhan, pembiayan mobil tumbuh 7 persen secara tahunan atau year on year (yoy) di kuartal I-2019 menjadi sebesar Rp4,18 triliun. Pembiayaan mobil baru tercatat sebesar 4 persen menjadi 2,36 triliun, sedangkan pembiayaan mobil bekas tumbuh 12 persen menjadi Rp1,82 triliun.
 
Mobil penumpang yang mendorong sebagian besar pembiayaan mobil tumbuh 10 persen. Sedangkan pembiayaan mobil komersial sebesar 2 persen
 
Sementara untuk penjualan sepeda motor Adira Finance tumbuh 12 persen menjadi Rp4,72 triliun pada kuartal I-2019. Pertumbuhan penjualan sepeda motor secara keseluruhan didorong jumlah sepeda motor baru sebesar 15 persen, yang sebagian besar dikontribusikan merek Honda dan Yamaha.
 
Sedangkan sepeda motor bekas tumbuh sebesar 7 persen (yoy) yang memberi kontribusi terhadap keseluruhan pertumbuhan.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif