Jajaran manajemen Taspen Life. (FOTO: dok Taspen Life)
Jajaran manajemen Taspen Life. (FOTO: dok Taspen Life)

Taspen Life Raup Laba Rp76,15 Miliar di 2018

Ekonomi taspen asuransi jiwa
Eko Nordiansyah • 01 Maret 2019 15:22
Jakarta: PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) mencatatkan laba sebesar Rp76,15 miliar selama 2018. Raihan laba Taspen Life selama tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 16,11 persen dari Rp65,58 miliar pada tahun sebelumnya.
 
Adapun pendapatan premi perusahaan pada 2018 mencapai Rp528,12 miliar, meningkat sebesar 6,79 persen dari tahun sebelumnya yaitu Rp494,53 miliar. Pertumbuhan pendapatan premi tersebut mendorong pendapatan premi produk individu tumbuh sebesar 2.701,21 persen.
 
"Pertumbuhan pendapatan premi tersebut merupakan keberhasilan Taspen Life dalam memperluas pangsa pasarnya serta meningkatkan sinergi usaha dengan induk perusahaan, yaitu PT Taspen (Persero)," kata Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono dalam keterangan tertulisnya,, di Jakarta, Jumat, 1 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, perolehan hasil investasi selama 2018 sebesar Rp243,45 miliar meningkat 7,91 persen. Pertumbuhan pendapatan premi dan hasil investasi membuat pendapatan Taspen Life sebesar Rp738,45 miliar, meningkat 8,59 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp680,03 miliar.
 
"Taspen Life berkomitmen untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa yang terpercaya dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi para peserta. Hal tersebut terlihat pada tahun 2018 Taspen Life telah membayarkan klaim sebesar Rp468,30 miliar," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan Taspen Life terus meningkatkan kinerjanya dan melakukan penetrasi pasar. Terbukti jumlah peserta sampai dengan akhir 2018 tercatat sebanyak 582.626 peserta atau meningkat 12,61 persen dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 517.367 peserta.
 
Dalam menghadapi era digital, sejak 2018 Taspen Life telah mempersiapkan sistem untuk mendukung pemasaran produk asuransi melalui Digital Insurance. Layanan ini memudahkan peserta atau pemegang polis melakukan pendaftaran online, underwiriting,sampai dengan auto klaim.
 
"Diharapkan dengan menerapkan lnsurtech di 2019, Taspen Life dapat melakukan penetrasi pasar lebih luas lagi di masyarakat Indonesia khususnya di kalangan milenial," kata Direktur Teknik dan Operasional Taspen Life Indra.
 
Pada 2017, mayoritas investasiTaspen Life mayoritas investasi masih ditempatkan di reksa dana. Investasi di sektor tersebut tercatat sebesar Rp1,57 triliun dari total investasi perseroan yang mencapai Rp3,23 triliun.
 
Pilihan investasi di reksa dana karena dianggap memberikan yield yang besar. Sisanya Taspen Life berinvestasi di obligasi sebesar Rp735,73 miliar, saham sebesar Rp108,39 miliar, dan sukuk sebesar Rp21,27 miliar.

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif