Sinar Joyoboyo Plastik Ekspansi Jawa

Wisnu Artosubari • 09 Oktober 2014 11:24
medcom.id, Jakarta: Tidak dapat dipungkiri bahwa kita masih tergantung dengan kantong plastik untuk berbagai keperluan. Produksi plastik diyakini bertambah seiring pertumbuhan penduduk. Menariknya bisnis plastik ini mendorong produsen Sinar Joyoboyo Plastik mulai tahun ini melakukan ekspansi usaha ke seluruh Pulau Jawa.
 
"Selama 15 tahun terakhir kami memproduksi plastik di Jawa Tengah. Mulai tahun ini kami memperluas distribusi di Pulau Jawa, seperti Jawa Barat dan Jawa Timur. Setelah itu, baru ekspansi di luar Pulau Jawa," ungkap General Manager Sales & Marketing Sinar Joyoboyo Plastik Handoko Saptajaya Sidharta di Jakarta, Kamis (9/10/2014).
 
Saat ini, kapasitas produksi pabriknya sekitar 20 ribu-30 ribu ton per tahun. Namun, produksi pabrik seluas 8.000 hektare itu baru sekitar 90% dari kapasitasnya. Handoko menargetkan produksinya akan ditingkatkan pada tahun depan menjadi 40 ribu-50 ribu ton per tahun. Sayangnya, ia merahasiakan besaran investasi untuk ekspansi usaha itu.

"Kami tidak ingin menjadi produsen yang terbesar tapi kami ingin menjadi produsen yang terhormat karena bertanggung jawab kepada konsumen. Selama ini kami terus meningkatkan kualitas plastik kami agar memenuhi prinsip hemat, baik, dan sehat atau kami singkat menjadi Hebat," papar Handoko.
 
Sinar Joyoboyo Plastik memproduksi plastik jenis polipropilen (PP), polietilen (PE), high density polyethilene (HDPE), mulsa, dan tali rapia. Pihaknya sengaja membuat branding pada plastik produksinya agar dapat dikenal dan konsumen mendapat jaminan keamanan. Pasalnya, selama ini kebanyakan plastik yang beredar tanpa merek  sehingga sulit diandalkan kualitasnya.
 
Handoko mengaku prihatin banyak kantong plastik yang dibuat dengan bahan campuran dijadikan untuk membawa makanan. Menurutnya, kantong plastik ini berbahaya bagi makanan. ia membocorkan ciri-ciri kantong plastik tersebut ialah berwarna hitam kusam--meski tidak semua kantong plastik hitam dibuat dari bahan campuran--dan baunya tidak sedap.
 
Karena itu, menjelang Idul Adha, Sinar Joyo Boyo Plastik membuat program Tebar Kantong Plastik Qurban. Perusahaan kini telah mengirim plastik kurban sebanyak 350 ribu lembar untuk 500 masjid di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Cianjur, Purwakarta, DI Yogyakarta, Klaten, dan Ngawi. Bahkan, untuk masjid Istiqlal telah memesan sebanyak 25 ribu kantong plastik untuk membungkus daging kurban pada Idul Adha nanti. Handoko berharap penjualan tahun ini melonjak hingga 50% dibanding tahun lalu yang pertumbuhan penjualan mencapai 38%.
 
Ia mengklaim kantong plastiknya lebih hemat dengan kekuatan terjamin karena telah mendapat ISO 9001. Sebagai contoh, satu pak kantong plastik dijual seharga Rp5.000-Rp6.000 atau lebih murah dengan yang sejenisnya sebesar Rp500-Rp1.000 per pak. Agar ramah lingkungan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan Kanada untuk memasok bahan baku yang dapat menguraikan kantong plastiknya hanya dalam dua tahun. (Wisnu Artosubari)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan