Ilustrasi. (Foto: Antara/Eric Ireng).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Eric Ireng).

BCA Siap Ikut Aturan terkait Aturan Transaksi Kartu Kredit

Ekonomi bca kartu kredit
Eko Nordiansyah • 09 Februari 2018 20:33
Tangerang: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku siap untuk mengikuti ketentuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak untuk mengintip data transaksi dalam kartu kredit. Apalagi BCA menjadi salah satu bank yang diwajibkan melaporkan data transaksi kartu kredit nasabahnya.
 
"Pada prinsipnya BCA sebagai institusi di Indonesia kita akan ikut aturan," kata Direktur BCA Santoso ditemui di BCA Expoversary di ICE BSD City, Tangerang, Jumat, 9 Februari 2018.
 
Namun demikian, BCA melalui asosiasi perbankan masih berdialog dengan Ditjen Pajak mengenai ketentuan yang akan diterapkan pada bank. Hal ini agar memastikan jika aturan yang diterapkan tidak berdampak negatif pada industri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi kami sedang berdialog dari asosiasi, jangan sampai aturan ini memberi dampak bagi industri. Tapi spirit-nya kita dukung kebijakan ini untuk sosialisasinya kepada nasabah," jelas dia.
 
Baca: DJP Mulai Intip Transaksi Kartu Kredit di 2019
 
Ketentuan pelaporan transaksi kartu kredit diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 228/PMK.03/2017. Aturan. Setidaknya, terdapat 23 bank atau lembaga keuangan yang wajib lapor.
 
Ke-23 bank atau lembaga keuangan yakni Pan Indonesia Bank Ltd Tbk, Bank ANZ Indonesia, Bank Bukopin, Bank Central Asia, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon Indonesia, Bank MNC Internasional, Bank ICBC Indonesia, serta Bank Maybank Indonesia.
 
Kemudian ada juga Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Negara Indonesia Syariah, Bank OCBC NISP, Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia, Bank Sinarmas, Bank UOB Indonesia, Standard Chartered Bank, The Hongkong & Shanghai Banking Corp, Bank QNB Indonesia, Citibank, dan AEON Credit Services.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif