Vice President Enterprise Business Development Telkom Dudy Effendy, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan, President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon, Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra
Vice President Enterprise Business Development Telkom Dudy Effendy, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan, President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon, Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra

Telkom dan Cisco Dukung Transformasi Digital BUMN

Ekonomi berita telkom
M Studio • 21 Mei 2018 14:41
Jakarta: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan dan President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon di Jakarta, Senin, 21 Mei 2018.
 
Bisnis Indonesia secara umum berubah dengan cepat, sebagian besar didorong oleh kemajuan teknologi. Hal ini membuka peluang bisnis baru dan memunculkan tantangan tersendiri.
"Bagi BUMN dalam mewujudkan potensi penuh transformasi digital, hal yang penting adalah kolaborasi stakeholder dari sektor publik, dan swasta untuk saling berbagi best practice," ucap Dian.
 
Dian Rachmawan menambahkan, kolaborasi Telkom bersama Cisco bertujuan mengkombinasikan keahlian dan kapabilitas kedua perusahaan, pengetahuan, dan pengalaman untuk mendukung BUMN melakukan transformasi digital.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon mengatakan bahwa penggunaan dan inovasi digital adalah kunci untuk pertumbuhan jangka panjang bagi BUMN di Indonesia.
 
"Kita telah melihat bahwa BUMN, seperti pada sektor layanan finansial, retail, dan manufaktur, saat ini dalam proses menuju transformasi digital. Keberhasilan transformasi bergantung pada kepastian bahwa perusahaan tidak hanya menggunakan teknologi yang tepat, tapi juga siap memerangi ancaman cyber dan memiliki tim bertalenta dan profesional yang dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan di dunia era digital yang serba terhubung seperti saat ini," kata Naveen Menon.
 
Naveen Menon juga menyampaikan rasa bangga atas terealisasinya kolaborasi antara Cisco dengan Telkom.
 
"Saya percaya bahwa kombinasi pemahaman Telkom terhadap kondisi bisnis Indonesia dan jangkauan luas solusi teknologi Cisco akan membantu perusahaan di Indonesia dalam pemanfaatan digital untuk mengatasi tantangan terbesar dan meraih pertumbuhan bisnis masa depan," kata Naveen Menon.
 
Sesuai Nota Kesepahaman, Telkom dan Cisco akan menggarap bisnis digital untuk Segmen Enterprise melalui Program Digital Transformation dengan fokus pada empat area, yaitu Networking, Cybersecurity, Hybrid Cloud, dan Talent Development.
 
Mengenal Empat Area Kolaborasi Telkom-Cisco
 
Kolaborasi Telkom dan Cisco dari aspek Networking akan membangun nilai tambah spesifik perindustrian yang memungkinkan pelaksanaan transformasi digital di perusahaan sektor strategis, seperti layanan finansial, retail, dan manufaktur.
 
Beberapa contoh layanan, adalah network solutions dan layanan yang memfasilitasi bank untuk membuka cabang-cabang digital, manufaktur untuk terhubung dengan perangkat industri dan mesin produksi lintas lantai. Hal ini memungkinkan otomasi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan produktivitas.
 
Dari aspek Cybersecurity bertujuan untuk melengkapi perusahaan dengan media perlindungan terhadap potensi penyerangan cyber yang dapat mengakibatkan pengambilan dan penyalahgunaan data perusahaan.
 
Solusi ini akan dihasilkan dengan melengkapi penawaran Telkom dengan portfolio milik Cisco seperti Firewalls, IPS, Stealthwatch, dan lainnya yang memberikan perusahaan pertahanan dan juga mekanisme penyerangan untuk pengamanan dari gangguan eksternal.
 
Sementara, kerja sama di aspek Hybrid Cloud akan memberikan layanan join cloud management yang memastikan kelincahan dan fleksibilitas perusahaan. Hal ini dapat tercapai dengan menyediakan solusi fleksibel yang memfasilitasi perusahaan untuk menyimpan, memproses dan mengelola data secara jarak jauh (remote servers)dengan pilihan public atau private.
 
Sedangkan dari sisi Talent Development, Telkom dan Cisco akan bekerja sama untuk melatih tim teknisi dan penjualan dalam rangka meningkatkan kapabilitas tim. Pelatihan antara lain terdiri dari materi yang diberikan oleh Networking Academy Cisco, seperti network programmability, cybersecurity, dan Blackbelt Framework.
 
Network Academy Cisco memiliki sejarah dan pengalaman panjang dalam bidang pelatihan profesional. Di Indonesia, Network Academy Cisco telah melatih lebih dari 32 ribu peserta di bidang finansial pada tahun 2017. Secara total telah melatih 182.506 peserta di Indonesia, dan 1,26 juta untuk area Asia-Pasifik dan Jepang.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif