Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Lima Tahun Mendatang Bukit Asam Terancam Tak Bisa Ekspor

Ekonomi ptba
Suci Sedyautami • 08 Juli 2019 20:05
Jakarta: Dalam waktu lima tahun mendatang produksi batu bara PT Bukit Asam Tbk bakal habis hanya untuk memenuhi kebutuhan perusahaan tersebut. Hal ini tentu membuat Bukit Asam berpotensi tidak bisa mengekspor.
 
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum Budi Gunadi Sadikin, yang merupakan holding atau induk dari Bukit Asam, menyebutkan produsi batu bara anak perusahaannya tersebut saat ini sebesar 25 juta ton per tahun. Namun, ada beberapa proyek di sektor kelistrikan dan juga gasifikasi Bukit Asam yang akan segera beroperasi dan memerlukan pasokan batu bara.
 
Dia bilang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8 di Tanjung Enim yang berkapasitas 2x620 MW bakal beroperasi pada 2022. Kemudian pabrik-pabrik gasifikasi atau dimethyl ether (DME) di Tanjung Enim dan Peranap.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam lima tahun ke depan kita akan bangkitkan listrik butuh 11 juta ton batu bara per tahun dan bangun pabrik syngas methanol atau DME butuh 13 juta ton batu bara per tahun. Jadi 24 juta kita untuk konsumsi di tempat, abis dong sisa satu juta," kata Budi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juli 2019.
 
Apabila produksinya tidak ditingkatkan akan mengancam ekspor Bukit Asam ke depannya. Oleh karena itu Budi mendorong Bukit Asam untuk meningkatkan produksi batu bara dari volume saat ini.
 
Budi pun mengimbau agar peningkatan kapasitas volume dibarengi dengan peningkatan kualitas kalori tinggi. Mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini mengatakan batu bara kalori rendah bisa digunakan untuk kebutuhan gasifikasi agar bisa meningkatkan nilai tambah sehingga membuat tingkat keekonomiannya naik empat kali lipat.
 
"Jadi kita ingin meningkatkan produksi batu bara yang kalori tinggi 10 juta-15 juta ton," jelas Budi.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif