Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Ada Potensi Resesi Global, Unicorn RI Harus Makin Profesional

Ekonomi startup krisis ekonomi Unicorn
Ade Hapsari Lestarini • 03 Desember 2019 10:22
Jakarta: Ekonom dan Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullahmemprediksi ekonomi global akan semakin bergejolak di tahun depan. Selain itu juga akan bergerak volatile di tengah dampak perang dagang yang tak kunjung reda.
 
Terkait dengan kondisi perekonomian global, kinerja startup unicorn di Indonesia pun diimbau lebih jelidalam mengedepankan strategi inovasi dan keberlanjutan. Menurutnya, jika tidak dibarengi kebijakan tepat, startup unicorn Indonesia bisa terkena dampaknya. Karena itu, perlu pendekatan dan inovasi dari para unicorn agar konsumen tetap loyal.
 
"Tahun depan memang besar kemungkinan ekonomi global melambat. Investor startup juga diperkirakan akan mengurangi bakar uang. Investor tidak akan selamanya bakar uang. Ada waktu mereka melambat dan kemudian berhenti bakar uang. Kecuali, bila nanti ada unicorn baru dengan produk-produk baru, investor akan kembali bakar uang untuk promo,"ujar Piter Abdullah dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun untuk unicorn yang sudah eksis, seperti Bukalapak, Tokopedia, OVO, dan lain-lain, strategi itu akan dikurangi. Karena itu, pengelolaan unicorn juga perlu profesional. Apalagi, para investor yang menanamkan duit, sudah mulai menyinggung soal laba dan keuntungan bisnis.
 
"Mereka tetap investor profesional. Tujuan mereka tetap laba. Cuma cara mencari labanya yang tidak lagi sama dengan pendekatan bisnis konvensional dan mengambil lebih banyak lagi risiko. Unicorn sejatinya adalah bisnis inovasi, terlepas dari kondisi ekonomi," jelas Piter.
 
Dia menilai startup unicorn di Indonesia bisa mengambil pelajaran dari kasus WeWork, platform penyedia ruang kerja. Mereka terus membakar uang untuk promosi, namun hasilnya tak berdampak positif. Namun demikian, bukan hal yang salah untuk terus menurus berekspansi. Selain itu gonjang-ganjing OVO beberapa waktu lalu juga jadi pelajaran penting. Bakar uang untuk promosi tak bisa lagi diandalkan.
 
Adapun dari kejadian WeWork, unicorn bisa belajar banyak. Para investor pun akan belajar banyak untuk pengelolaan startup yang mereka danai.Karena itu, unicorn Indonesia dapat meniru profesionalisme Alibaba dalam melakukan scale-up, meningkatkan efisiensi, dan menghasilkan keuntungan. Alibaba berhasil melakukan semua ini meskipun baru saja ditinggal pendirinya, Jack Ma.
 
Perusahaan bervaluasi Rp2.000 triliun itu telah melakukan pencatatan perdana di bursa saham Hong Kong dan berhasil menghimpun dana sebesar USD11,3 miliar. Pada hari pertama perdagangannya, harga saham Alibaba melesat naik lebih dari enam persen.
 
Apa yang diraih Alibaba, dikarenakan manajemen memiliki visi yang sangat jelas dan kemudian dieksekusi dengan sangat baik. Alibaba juga tidak bergantung pada figur, namun pada kepemimpinan manajerial kolektif yang profesional.
 
Seluruh rangkaian keberhasilan manajemen Alibaba ini menciptakan rekam jejak yang membuat mereka sangat dipercaya. Kepercayaan ini selanjutnya berpengaruh kepada pihak eksternal yang kemudian meyakini apapun yang dilakukan oleh Alibaba akan berhasil.
 
Di sisi lain, faktor kepemimpinan selalu berperan di organisasi khususnya di sebuah perusahaan. Pemimpin yang baik tidak saja mampu memaksimalkan pemanfaatan semua resources organisasi, tapi mempersiapkan sistem agar organisasi menjadi tidak bergantung kepada satu orang pemimpin saja. Termasuk mempersiapkan suksesi yang menjamin tidak terputusnya kepemimpinan yang baik di organisasi, seperti Alibaba.
 
Indonesia sudah punya beberapa unicorn dan satu decacorn. Didukung oleh pasar yang lumayan besar dan bergairah, Indonesia akan mampu menciptakan raksasa-raksasa perusahaan digital selanjutnya. "Syaratnya, dukungan environment yang kondusif yang harus diciptakan oleh otoritas atau pemerintah, di samping budaya organisasi startup yang harus juga profesional," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif