Illustrasi. Dok : AFP.
Illustrasi. Dok : AFP.

LinkAja Siap Berkolaborasi dengan Gopay, Ovo dan Dana

Ekonomi LinkAja
Suci Sedya Utami • 04 Juli 2019 19:13
Jakarta: LinkAja menyatakan bakal berkolaborasi dengan layanan keuangan berbasis digital lainnya seperti Gopay, Ovo dan Dana yang telah terlebih dahulu masuk dalam industri sistem pembayaran elektronik.
 
CEO LinkAja Danu Wicaksana mengatakan dalam dua bulan ke depan bakal ada kerja sama yang dilakukan LinkAja dengan platform lain. Namun, Danu masih enggan menyebutkan calon rekanan bisnisnya.
 
"Ada beberapa kolaborasi namun belum bisa di-announce, dua bulan ke depan. Tapi mungkin akan menyejukkan pasar. Kolaborasi ini lumayan bagus buat Indonesia," kata Danu dalam bincang santai di LinkAja Headquarters, Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Danu mengatakan sebetulnya LinkAja telah melakukan kolaborasi dengan pemain uang elektronik lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Ia bilang pihaknya, Ovo, Gopay, Dana, perbankan dan Bank Indonesia (BI) duduk bersama dalam memformulasikan kebijakan terkait sistem pembayaran misalnya menentukan standar untuk QR Code.
 
"Artinya walapun kita di ceruk yang sama di pasar uang elektronik tapi sebenarnya dalam working group kita selalu bergandengan tangan," jelas dia.
 
Dalam kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer LinkAja Edwaed Kilian Suwignyo mengatakan uang digital atau elektronik merupakan dunia baru yang tentu belum memiliki role model perusahaan pendahulunya. Oleh karenanya masing-masing pemain mesti bersinergi untuk mengembangkan indutri anyar ini. Sehingga tidak ada istilah kompetisi namun kolaborasi.
 
"Ini kan dunia baru, aturan cara main belum ada pakem sendiri-sendiri, kerja sama untuk buat supaya industri ini berkembang. Jadi kita di asosiasi duduk bareng untuk menghasilkan berbagai macam regulasi dan kebijakan," jelas pria yang akrab disapa Kiki ini.
 
Sebelumnya LinkAja resmi diluncurkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.
 
LinkAja memiliki misi untuk memberikan akses layanan keuangan yang menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia. LinkAja diluncurkan dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan dan suksesnya Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT). LinkAja ingin menawarkan layanan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini, berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif