Menjadi Pengusaha, Salah Satu Cara Bela Negara
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dok:MI.
Jakarta: Masih dalam semangat sumpah pemuda, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerukan kepada para mahasiswa dan generasi muda untuk berani memulai usaha maupun menjadi tenaga profesional. Sebab menurut Jusuf Kalla menjadi pengusaha dan tenaga profesional pun merupakan salah satu tindakan bela negara.  

Bela negara menurutnya jangan hanya diartikan dalam artian sempit yang hanya sebatas mempu mempertahankan negara dari segi pertahanan dan keamanan saja. Tetapi harus dimaknai lebih luas dengan membangun perekonomian negara agar diakui dan disegani di dunia internasional.

"Membela negara dengan cara bagaimana menjadi negara yang kuat, yang disegani oleh negara-negara lain. Salah satunya dengan kekuatan ekonomi dan teknologi yang baik,” terang Wapres Jusuf Kalla dikutip dari media Indonesia, Minggu, 4 November 2018. 

Wakil presiden ingin para generasi muda mau berwirausaha. Untuk itu menjadi tugas dari lembaga universitas menyiapkan para generasi muda menjawab tantangan kedepannya.

"Karena itulah universitas harus mendidik atau melatih untuk menjadi profesional atau menjadi wirausaha," harap Wapres.

Dalam kaitannya dengan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober lalu, Wapres menguraikan bahwa sampai dengan saat ini telah terjadi kurang lebih 15 konflik besar di Indonesia. 10 konflik di antaranya karena adanya rasa ketidakadilan baik politik, ekonomi maupun sosial dalam masyarakat. 

Oleh karena itu, Wapres menekankan bagaimana caranya agar seluruh masyarakat merasakan adil dan makmur, yakni dengan melakukan pembangunan dan memajukan ekonomi yang merata.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga sempat berdialog dengan beberapa mahasiswa/i tentang cita-cita mereka setelah lulus dari perguruan tinggi. 

Wapres mendorong para mahasiswa untuk memperoleh ilmu di bangku kuliah, memiliki semangat, dan keberanian mengambil resiko agar mampu memilih karier sebagai pengusaha ataupun profesional.

Selesai memberikan kuliah umum, Wapres kemudian meninjau bakti sosial dan pameran produk inovasi unggulan UPN Yogyakarta sebelum beranjak ke Lanud Adi Sucipto untuk melakukan agenda selanjutnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat.






(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id