Mandiri Syariah Dirikan Posko Pertama di Donggala
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Donggala: PT Bank Syariah Mandiri atau Mandiri Syariah bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BSM Umat telah menyalurkan bantuan tanggap darurat korban gempa Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), senilai lebih dari Rp750 juta.

Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa menyampaikan, satu hari usai gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Mandiri Syariah telah mengirimkan Tim Medis dan Relawan ke Palu yang diberangkatkan dari Makassar. Selanjutnya, Mandiri Syariah mengirimkan bantuan logistik.

"Selain bahan baku makanan, kami juga mengirimkan 80 lembar terpal, sanitary pack untuk 100 kepala keluarga, 100 set selimut, pampers, dan pembalut melalui rute Makassar-Mamuju-Donggala-Palu hingga Sigi. Semua armada mendapat pengawalan dari aparat," jelas Putu, seperti dikutip dari keterangan resminya, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Sementara itu, Manager Simpati Umat Laznas, Humairoh Anahdi (Yoyoh) menambahkan, sampai saat ini Mandiri Syariah telah mendirikan tiga posko yang berlokasi di Kantor Cabang Mandiri Syariah Palu, Kantor Gubernur dan Kantor Bupati Donggala.

"Posko kami di Donggala adalah posko pertama yang didirikan untuk masyarakat penyintas di Donggala dan sekitarnya," jelas Yoyoh.

Dengan penyediaan tim medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat sampai dengan ahli gizi serta obat-obatan, oksigen, vitamin dan kebutuhan kesehatan lainnya, masyarakat dapat mendapatkan layanan kesehatan darurat di posko Mandiri Syariah.

"Seperti juga yang kami lakukan di Lombok, periode awal setelah bencana, kami memitigasi korban luka akibat gempa bumi dan tsunami dengan memberikan perawatan luka intensif dan memaksimalkan dukungan psikosisial oleh psikolog yang terbiasa menangani korban akibat bencana," pungkas Yoyoh.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id