Ketika Pesawat Stars Wars Mejeng di Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018

Suci Sedya Utami, Ade Hapsari Lestarini, Eko Nordiansyah, Annisa ayu artanti, Angga Bratadharma 13 Oktober 2018 15:00 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesiaIMF-World Bank
Ketika Pesawat Stars Wars Mejeng di Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018
Karya instalasi Yudi Sulistyo yang menyerupai pesawat dalam film Stars Wars (Foto: am2018bali)
Nusa Dua: Pemerintah Indonesia menyelenggarakan pameran Art Bali untuk pertama kali dengan mengambil tema 'Beyond the Myths'. Pameran ini berada di arena pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018. Karya-karya yang dipamerkan merupakan representasi dari perubahan dalam praktik seni kontemporer yang terkait dengan perubahan sosial politik.

Tema 'Beyond the Myths' ingin menunjukkan kepada mereka yang hadir dalam Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 tentang perkembangan seni rupa baik di Bali, Indonesia, maupun global. Ketika berada di depan ruang pameran yang diinisiasi Badan Ekonomi Kreatif bersama Heri Pemad, pengunjung segera menemukan patung tentara yang berbaris lengkap dengan senjata.

Mengutip laman resmi am2018bali, Sabtu, 13 Oktober 2018, patung itu terbuat dari kayu yang telah berwarna hitam, lalu tepat di depan pintu masuk beridiri pohon putih dengan anggun layaknya dalam film dengan akar menjuntai sampai bawah. Permulaan yang mengesankan itu akan mendorong siapapun untuk tidak sabar segera masuk ke dalam ruang pameran.

Heri Pemad adalah inisiator ARTJOG, lelaki lulusan ISI Yogyakarta ini memiliki bakat mengendus seniman. Dia bukan hanya kurator, inisiator, dan art manager tetapi bisa juga mengantar dan pengundang penikmat serta kolektor seni ke rumah seniman. Art Bali ini merupakan proyek idealismenya dalam seni rupa setelah sukses membuat dan mempertahankan ARTJOG

Setelah membayar tiket Rp150 ribu untuk seharian penuh dan tiketnya bisa ditukar dengan secangkir kopi, ketika pengunjung memasuki ruangan maka akan langsung disambut oleh lukisan self portraitnya Agus Suwage –seniman yang memiliki jejak rekam panjang dalam sejarah seni rupa kontemporer Indonesia.



Memasuki lebih dalam ruang pameran, pengunjung akan disambut beberapa karya berukuran besar yang menghipnotis dan membuat kaki berhenti melangkah dan terdiam sejenak untuk merasakan magis dari setiap karya.

Seperti karya berjudul 'Triangle War' karya I Made Wianta, kemudian karya I Made Djirna berjudul 'Mencari yang Hilang'. Lukisan yang ekspresif ini membuat siapapun akan menikmati tekstur dan warnanya, sembari menelusuri makna.

Jika berjalan terus, pengunjung nantinya akan menemukan karya instalasi menyerupai pesawat dalam film Stars Wars. Karya ini dibuat oleh Yudi Sulistyo dengan judul yang cukup menarik yakni 'Mengatasi Masalah Tanpa Masalah'. Membaca judul ini tentu teringat teringat dengan Pegadaian. Keberadaan karya berupa pesawat Stars Wars ini menghadirkan imajinasi mengenai tempat di mana benda itu berada sekaligus mengembalikan memori masa kecil kita.

Pameran seni di tengah forum ekonomi terbesar di dunia seperti Annual Meetings ini menjadi sesuatu yang unik dan membuat sebuah perbedaan tersendiri. Jika mengutip kalimat Menteri Keuangan Sri Mulyani saat membuka Art Bali, "Diundang untuk membuka Art Bali itu sangat menyentuh hati, merupakan sore terindah setelah beberapa hari menjalani berbagai pertemuan resmi. Sungguh melihat hasil karya seni dari seniman Indonesia membuat lebih rileks," katanya.

Menelusuri lebih jauh ruang pameran di Art Bali, pengunjung akan menemukan banyak karya rupa, baik instalasi maupun lukisan, dengan beraneka ragam tema yang berbeda. Di salah satu ruang, ada miniatur patung Garuda Wisnu Kencana lengkap dengan sejarah pembuatan patung yang memakan waktu 29 tahun itu.

Memasuki ruang pameran ini akan membuat rileks sekaligus menghentak kesadaran pengunjung, apalagi berada di depan karya berjudul 'Dance with Shadow', sebuah instalasi dan karya campuran media yang memakan ruang cukup besar. Karya ini menggambarkan dimensi rasa puitik dari dunia yang terlihat.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id