"Ekonomi globalisasi ini, saya telah memikirkan selama tiga tahun agar bisnis kami bisa menyesuaikan," ungkap Mochtar, ditemui saat peluncuran buku otobiografi Mochtar Riady 'Manusia Ide', di Hotel Aryaduta Tugu Tani, Jakarta, Selasa (26/1/2016).
Dalam 'pertapaannya' selama tiga tahun tersebut, Mochtar menyiapkan tiga langkah agar bisa bersaing bisnis di era globalisasi. Pertama, Lippo Group merekrut 80 orang dari Amerika Serikat (AS) untuk menjadi karyawan di Indonesia. Sebanyak 80 orang ini diharapkan bisa mengubah cara pandang kerja yang sudah terbentuk selama ini.
"Kita meng-hire (merekrut) karyawan dari Amerika, ini merupakan langkah human resources global," jelas Mochtar.
Kedua, setelah melalui perbaikan administrasi dan bisnis, lalu Lippo Group mendorong usahanya untuk melemparkan sahamnya ke publik (IPO). Karena, dengan IPO modal perusahaan bisa jadi lebih global.
Setelah mendapatkan modal dari IPO, lanjut Mochtar, barulah bergegas untuk menerapkan bisnis di luar negeri. "Ini lah yang kira-kira bisa saya sampaikan. Ada tiga langkah dalam ekonomi globalisasi saat ini," tukas Mochtar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News