Direktur Utama PT Semen Indoensia (Persero) Rizkan Chandra. Foto: MTVN/Ilham Wibowo
Direktur Utama PT Semen Indoensia (Persero) Rizkan Chandra. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Semen Indonesia Bantah Mengabaikan Warga Kendeng

Ilham wibowo • 22 Maret 2017 23:28
medcom.id, Jakarta: Pihak PT Semen Indonesia (Persero) membantah telah melakukan pembiaran terhadap warga di sekitar pertambangan Gunung Kendeng, Rembang Jawa Tengah. Warga dipastikan menerima manfaat dengan pembangunan pabrik tesebut.
 
Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Rizkan Chandra mengatakan, aspek lingkungan menjadi titik fokus utama kehadiran sebuah pertambangan. 
 
Lokasi tambang serupa di Tuban, Jawa Timur misalnya, yang semula tandus kini sudah ditumbuhi pepohonan yang lebat. Sisa pertambangan pun telah berubah menjadi wadah penampungan air untuk kelangsungan pertanian.

"Prinsip kami, selain aspek lingkungan penduduk sekitar juga sebisa mungkin menerima manfaat. Kami ingin bagaimana bermanfaat bagi masyarakat di sekitar dan Indonesia lebih luas lagi," kata Rizkan di kantornya lantai 18 Gedung The East, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 22 Maret 2017.
 
Rizkan menuturkan, kehadiran pabrik semen di Rembang berbanding terbalik dengan kekhawatiran warga sekitar yang menganggap mata pencahariannya akan hilang. Menurutnya, lokasi pertambangan tersebut sejak awal berada di lahan kapur yang sangat tandus.
 
PTSI pun telah membangun jaringan pipa air. Nantinya, warga sekitar bisa menikmati aliran air dari saluran tersebut untuk pengairan perkebunan dan pertanian.
 
"Masyarakat sekitar pabrik yang dulunya tidak pernah melihat air di tanahnya kini mendapatkan air," ujarnya.
 
Tidak hanya itu, lanjut Rizkan, sebelum bangunan pabrik pertambangan berdiri di Rembang. PTSI juga telah memberikan peningkatan pendidikan kepada warga sekitar. Pembangunan sejumlah sekolah dan pemberian beasiswa pun diberikan.
 
"Manfaat itu juga didapat sejak 2014 dengan mendirikan sekolah yang kami harapkan jangka pendek memenuhi taraf pendidikan warga sekitar. Beasiswa juga kami berikan. Tujuan kita di sana adalah bagaimana bermanfaat bagi lingkungan sekitar," ucapnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan