Foto: Antara/ Nova Wahyudi
Foto: Antara/ Nova Wahyudi

Ingin Jawaban Pasti Terkait Subsidi Listrik dan Gas LPG, Banggar Skors Rapat

Gervin Nathaniel Purba • 19 September 2016 20:31
medcom.id, Jakarta: Badan Anggaran (DPR) menskor rapat kerja asumsi makro RAPBN 2017 bersama pemerintah hingga besok, Selasa (20/9/2016). Hal ini disebabkan masih banyaknya ketidakjelasan pemberian subsidi listrik oleh pemerintah.
 
Wakil Ketua Banggar Said Abdullah selaku pemimpin rapat mengatakan banyak pertanyaan dari pihaknya yang membutuhkan jawaban rinci dari pemerintah terkait keakuratan subsidi listrik. Dalam rapat tersebut, pemerintah memang tampak kewalahan dalam menjawab pertanyaan dari pihak Banggar.
 
"Kalau ini dilanjutkan tidak ada habisnya ini, tidak ketemu jawabannya. Saya minta pemerintah menyiapkan jawabannya besok. Rapat ini saya skor sampai besok pukul 10.00," ujar Said sembari mengetuk palu di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).

Ia meminta kepada pemerintah supaya tidak ada lagi istilah kurang bayar di belakang. "Tidak ada tempat lagi mulai sekarang subsidi kurang bayar. Subsidi pupuk kurang bayar saja bisa ditangkap, gas LPG kaga, pasar bebas LPG," kata Said.
 
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan sepakat dengan keputusan Banggar. Pihak pemerintah khususnya dari Kementerian ESDM akan memberikan penjelasan detail besok.
 
"Kita akan menjelaskan legal standing berapa jumlah dapat, data dari mana mekanisme akses subsidi seperti apa, dan disampaikan selintas mekanisme kalau mau lakukan keluhan," paparnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan