Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: MI/Susanto.
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: MI/Susanto.

Erick Thohir Tertawa Ada Perusahaan Garuda Tauberes Indonesia

Ekonomi Garuda Indonesia kementerian bumn Pergantian Direksi BUMN
Suci Sedya Utami • 13 Desember 2019 17:27
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku kaget saat dirinya tahu ada direksi di perusahaan BUMN yang juga menjabat sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN lainnya.
 
Ungkapan tersebut menyentil jajaran direksi yang memiliki jabatan ganda. Salah satunya yakni I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang merupakan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) saat masih berada di jabatan tersebut, Ari Askhara juga menjabat sebagai komisaris utama di anak usaha Garuda Indonesia.
 
"Saya juga kaget direksi jadi komisaris di perusahaan. Mestinya secara etika kalau sudah menjabat dirut dan jadi komisaris mestinya tidak boleh," kata Erick di Kantor DJP Pusat, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erick pun tidak paham apakah ada payung hukum yang mengatur ketentuan dualisme jabatan tersebut diperolehkan atau tidak. Dia mengatakan akan mencari dan mengkaji aturan tersebut.
 
Sebab ia menilai dualisme jabatan tidak sehat. Erick pun siap mencopot jika ada direksi yang kedapatan melakukan dualisme jabatan.
 
"Masa sudah jadi dirut jadi komisaris banyak perusahaan. Itu menarik dan menggelitik saya ketika ada anak cucu Garuda Indonesia namanya PT Garuda Tauberes Indonesia, saya baru tahu," ujar Erick sambil tertawa.
 
Sebelumnya, Dewan Komisaris Garuda Indonesia menyoroti para eks direksi Garuda Indonesia yang diberhentikan karena kasus penyulundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton.
 
Pasalnya, seluruh eks direksi yang terlibat pada kasus tersebut tidak hanya menjabat sebagai manajemen Garuda Indonesia tetapi juga menjabat sebagai komisaris di anak dan cucu usaha Garuda Indonesia.
 
"Berkenaan dengan hal tersebut di atas, saudara diminta untuk segera menetapkan pemberhentian nama-nama tersebut dari jabatan dewan komisaris baik pada anak usaha dan cucu usaha," bunyi surat keputusan dewan komisaris Garuda Indonesia Nomor DEKOM/SKEP/013/2019 yang diperoleh Medcom.id, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Surat keputusan dewan komisaris tersebut ditandatangani oleh Komisaris Utama Sahala Lumban Gao dan dewan komisaris lainnya seperti Chairal Tanjung, Insmerda Lebang, Herbert Timbo P Siahaan, dan Eddy Porwanto Poo.
 
Berikut daftar jabatan eks direktur Garuda Indonesia yang diminta berhenti dari jabatan komisaris anak dan cucu perusahaan:
 
Ari Askhara, eks direktur utama:
 
Komisaris Utama PT GMF AeroAsia (anak)
Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (anak)
Komisaris Utama PT Aerofood Indonesia (cucu)
Komisaris Utama PT Garuda Energi Logistik & Komersil (cucu)
Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Air Charter (cucu)
Komisaris Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (cucu)
 
Bambang Adisurya Angkasa, eks direktur operasi:
 
Komisaris PT Gapura Angkasa (anak)
Komisaris Utama PT Sabre Travel Network Indonesia (anak)
Komisaris PT Aero Globe Indonesia (cucu)
Komisaris PT Aerotrans Service Indonesia (cucu)
Mohammad Iqbal (eks Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha)
Komisaris Utama PT Gapura Angkasa (anak)
Komisaris PT Aerojasa Perkasa (cucu)
Komisaris Aerojasa Cargo (cucu)
Komisaris PT Citra Lintas Angkasa (cicit)
Komisaris Garuda Tauberes Indonesia (cucu)
 
Iwan Joeniarto, eks direktur teknik dan layanan:
 
Komisaris Utama PT Aerosystem Indonesia (anak)
Komisaris PT Aero Wisata (anak)
Komisaris PT Aerofood Indonesia (cucu)
Komisaris PT Garuda Energi Logistik & Komersil (cucu)
Komisaris Utama PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (cucu)
Komisaris PT Garuda Indonesia Terapan Cakrawala Indonesia (cucu)
 
Heri Akhyar, eks direktur human capital:
 
Komisaris PT Aerofood Indonesia (cucu)
Komisaris Utama PT Aeroglobe Indonesia (cucu)
Komisaris Utama GIH Indonesia (cucu)
Komisaris PT GOH Korea (cucu)
Commissioner of Strategic Function PT GOH Jepang (cucu)
Komisaris PT Garuda Indonesia Air Charter (cucu)
Komisaris PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (cucu)
Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Terapan Cakrawala Indonesia (cucu).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif