Eximbank memperkuat kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Universitas Indonesia (UI). FOTO: Indonesia Eximbank
Eximbank memperkuat kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Universitas Indonesia (UI). FOTO: Indonesia Eximbank

Eximbank Bidik Peningkatan Ekspor Lewat Diplomasi Ekonomi

Ekonomi indonesia eximbank
Eko Nordiansyah • 09 Januari 2020 11:29
Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memperkuat kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Universitas Indonesia (UI). Kerja sama ini dalam rangka mendukung pelaksanaan mandat untuk mendorong peningkatan ekspor Indonesia.
 
Nota Kesepahaman Bersama antara Kemenlu dengan UI dan LPEI meliputi kerja sama pengembangan kapasitas untuk menunjang diplomasi ekonomi, serta pengembangan kapasitas pelaku usaha dan pemangku kepentingan ekspor dan impor melalui pendidikan dan pelatihan teknis kepada negara-negara berkembang dalam kerangka kerja sama Selatan Selatan.
 
Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Mayerfas, Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro dan Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kesepakatan bersama ini merupakan salah satu langkah kami untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam menunjang diplomasi ekonomi. Diplomasi ekonomi yang baik nantinya akan menjadi salah satu faktor pendukung bagi para eksportir untuk melakukan penetrasi pasar ke negara-negara di dunia," kata Daniel dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020.
 
Adapun ruang lingkup kerja sama untuk diplomasi ekonomi meliputi pembuatan kajian dan penyusunan rekomendasi kebijakan mengenai potensi kerja sama perdagangan untuk menunjang diplomasi ekonomi; analisis, pengolahan, dan perlindungan data serta rekomendasi kebijakan terkait outbound investment Indonesia; dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan analisis pejabat/staf Kemenlu dalam rangka menunjang diplomasi ekonomi.
 
Sementara ruang lingkup tentang pengembangan kapasitas pelaku usaha dan pemangku kepentingan ekspor dan impor dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan kepada negara-negara berkembang dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan.
 
Pengembangan kapasitas yang dimaksud pada kerja sama ini adalah pembuatan kajian pemetaan potensi, pengiriman tenaga ahli, penyelenggaraan pelatihan di Indonesia dan di area pelaksanaan pengembangan dan pemberian fasilitas pembiayaan buyers credit.
 
Melalui kesepahaman ini, LPEI diharapkan mampu membantu pemerintah memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia baik rekomendasi kebijakan maupun pelatihan peningkatan kapasitas. Selain itu akses kerja sama dengan sejumlah negara yang dimiliki oleh Kemenlu serta diplomasi ekonomi yang baik dapat dimanfaatkan LPEI untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke berbagai negara.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif