Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Kemendag Optimistis Bawang Putih Menyumbang Deflasi Bulan Ini

Ekonomi kementerian perdagangan Bawang Putih
Nia Deviyana • 29 Mei 2019 11:48
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai ada potensi komoditas bawang putih menyumbang deflasi pada Mei 2019. Hal ini berdasarkan survei pemantauan harga di sejumlah pasar sejak awal Ramadan.
 
"Kalau kontribusi dari pangan, bulan lalu inflasi disumbang oleh bawang putih. Kalau harga ada selisih dari bulan lalu, misal turun dari Rp80 ribu ke Rp40 ribu, pasti bulan ini bawang putih sumbang deflasi," ujar Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perdagangan Sri Agustina saat melakukan survei pemantauan harga jelang Lebaran di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Mei 2019.
 
Berdasarkan pemantauan, harga bawang putih di pasar minggu berhasil diredam hingga Rp50 ribu per kilogramnya, yang utamanya setelah pasar mendapat pasokan sebanyak 3,6 ton.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tadinya tinggi antara Rp70 ribu-Rp80 ribu per kilogram pada awal-awal puasa, sekarang antara Rp40 ribu per kilogram untuk jenis canon, dan Rp50 ribu per kilogram untuk jenis kating," imbuhnya.
 
Sri menargetkan ke depan harga bawang putih bisa berada pada kisaran Rp32 ribu di pasar rakyat dan Rp35 ribu di pasar modern.
 
Sementara itu pasokan beras tersedia dengan cukup. Sri menuturkan rata-rata pedagang di pasar minggu ini punya stok antara 3-4 ton untuk satu minggu, yang 60 persen rata-rata beras medium yang dibutuhkan masyarakat menengah ke bawah.
 
"Selebihnya beras-beras premium," kata Sri.
 
Di Pasar Minggu, harga beras medium tercatat Rp7.500 per liter. Sementara beras premium Rp8.900 sampai dengan Rp8.900 per liter. Harga tersebut, kata Sri, masih tergolong stabil lantaran ada beberapa pasokan dari Badan Urusan Logistik (Bulog).
 
Begitu juga dengan harga daging ayam yang berada di kisaran Rp30 ribu-Rp32 per kilogramnya. Untuk daging sapi, tercatat di kisaran harga Rp120 ribu-Rp130 ribu per kilogram. Sementara daging beku, harganya di kisaran Rp80 ribu-Rp90 ribu.
 
"Indikasinya di Pasar Minggu ini kelihatannya (stok) cukup. Untuk harga masih wajar dan terjangkau," terangnya.
 
Di sisi lain, Sri mengakui ada pergerakan harga gula pasir di tengah stabilnya harga komoditas lainnya. Sri merinci ada kenaikan sebesar Rp500 karena meningkatnya permintaan selama Ramadan.
 
Kendati demikian, Sri menyampaikan untuk pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan memastikan distribusinya terpenuhi. "Sampai Lebaran Insyaallah, cukup. Kita minta HET Rp12.500 per kilogram. Tadinya ada Rp13 ribu per kilogram. Naik sekitar segitulah," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif