President Director PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius (kanan) berbincang dengan Menteri Kesehatan dan Olahraga Myanmar Mynt Htwe dan Direktur Umum Obat dan Makanan Kementerian Kesehatan Myanmar Khin Zaw (Foto:ANT/Muhammad Iqbal)
President Director PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius (kanan) berbincang dengan Menteri Kesehatan dan Olahraga Myanmar Mynt Htwe dan Direktur Umum Obat dan Makanan Kementerian Kesehatan Myanmar Khin Zaw (Foto:ANT/Muhammad Iqbal)

Genjot Nilai Ekspor Alkes, Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Myanmar

Ekonomi ekspor kalbe farma
Anggi Tondi Martaon • 12 November 2019 15:54
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjalin kesepakatan kerja sama dengan Kementerian Olahraga dan Kesehatan Myanmar. Kedua belah pihak sepakat meningkatkan nilai ekspor impor produk alat kesehatan (alkes) Indonesia.
 
Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani langsung oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bersama Menteri Kesehatan dan Olahraga Myanmar Mynt Htwe di sela acara Health Business Forum dan Pameran Hari Kesehatan Nasional ke-55 di ICE BSD City Tangerang, Banten.
 
"Saya menilai MoU ini sagat baik dan saya sependapat dengan Menkes Myanmar, sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi para industri kefarmasian dan alkes Indonesia untuk bekerja sama dengan industri Myanmar," kata Menkes Terawan, dikutip Kemenkes.go.id, Selasa, 12 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Butir kesepakatan kedua negara mencakup kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan, kefarmasian dan alat kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, pengembangan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, dan pengembangan penelitian kesehatan.
 
Menkes Terawan menyebutkan, kerja sama ini juga bertujuan untuk meningkatkan potensi pengembangan ekspor obat dan alat kesehatan ke Myanmar. Diprediksi, potensi nilai ekspor pada 2019 mencapai USD16 juta dan USD41 juta pada 2025.
 
Potensi tersebut tercipta berkat pembangunan pabrik farmasi dan nutrisi PT Kalbe Farma di Myanmar. Pembangunan tersebut sudah terkoordinasi dengan baik dari segi tata cara atau praktek pabrik farmasi dan makanan dari Indonesia.
 
Sementara itu, Menteri Kesehatan Myanmar Mynt Htwe menyambut baik kesepakatan tersebut. Diharapkan, kerja sama tersebut juga bisa menjadi wadah transfer ilmu bagi kedua belah pihak.
 
Selama berada di Indonesia, Menkes Myanmar Mynt Htwe juga berpartisipasi aktif pada ajang Health Business Forum. Dia juga menyempatkan berkunjung ke Pabrik Farmasi Kalbe Farma, RSPAD Gatot Subroto, RS Cipto Mangunkusumo, dan RS Kanker Nasional Dharmais.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif