Ilustrasi. FOTO: MI/PALCE AMALO
Ilustrasi. FOTO: MI/PALCE AMALO

Aprindo: Beras Medium Bulog Miliki Kualitas Premium

Ekonomi beras stok beras bulog
Antara • 13 November 2019 11:01
Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey menilai bahwa produk beras medium Bulog memiliki kualitas premium. Dalam konteks ini, pihaknya siap menyerap beras milik Bulog yang harapannya mendukung perwujudan ketahanan pangan di Tanah Air.
 
"Beras medium Bulog juga layak sebenarnya untuk dikonsumsi oleh konsumen di kelas menengah ke atas yang selama ini berbelanja beras di ritel modern. Selama ini, hanya beras premium yang dijual di ritel modern," ujar Roy Nicholas Mandey, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu, 13 November 2019.
 
Ia menambahkan sebagai peritel modern akan selalu mendukung program pemerintah untuk membantu meningkatkan konsumsi, salah satunya untuk menyerap beras Bulog. Dalam hal ini, lanjutnya, Aprindo mewadahi dan nanti konsepnya bussines to bussines antar perusahaan-perusahaan anggota Aprindo.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti supermarket, minimarket, Hypermarket, berbicara langsung dengan Bulog untuk teknisnya," ucapnya.
 
Ia memaparkan berdasarkan catatan Aprindo terdapat sekitar 45 ribu ritel modern. Dari jumlah itu, sekitar 95 persennya siap untuk menjual beras Bulog. "Tidak semua ritel modern menyerap beras karena lima persen ritel modern merupakan department store," tukasnya.
 
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, masuknya beras medium Bulog ke ritel modern akan mendukung upaya penyediaan beras dan komoditi pangan pokok bagi konsumen dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
 
"Hal ini sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam meredam gejolak harga pangan yang tercermin dari stabilnya tingkat inflasi nasional khususnya inflasi bahan pangan," ujarnya.
 
Dengan jumlah jaringan gudang mencapai lebih dari 1.400 unit yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, lanjut dia, Bulog telah menjadi bagian dari kekuatan nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dalam hal ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi harga.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif