Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: MI/PIUS ERLANGGA
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: MI/PIUS ERLANGGA

Kementan-Pelindo Sinergi Genjot Ekspor Tiga Kali Lipat

Ekonomi pertanian ekspor kementerian pertanian
Antara • 03 Desember 2019 14:02
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membangun sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor jasa kepelabuhanan, Pelindo III, untuk menggenjot dan mengakselerasi ekspor komoditas pertanian hingga tiga kali lipat.
 
Sebelumnya, Mentan Yasin juga melepas ekspor komoditas pertanian ke tiga negara tujuan, yakni Brasil, Italia, dan Singapura di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin. Diharapkan langkah ekspor ini bisa terus meningkat di masa-masa yang akan datang.
 
"Hari ini satu sinergitas yang pasti saja sangat akan bermanfaat. Kenapa? Karena pertanian akan melakukan akselerasi ekspor dan pintunya itu tentu dimainkan oleh teman-teman di Pelindo," kata Menteri yang akrab disapa SYL tersebut, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SYL menjelaskan sasaran sinergi Kementan dengan Pelindo, yakni agar pintu-pintu ekspor lebih mudah dilalui. Ia berharap pelabuhan memiliki akses yang lebih baik, mudah dan tidak berbelit-belit, sehingga eksportir bisa lebih nyaman untuk melakukan akselerasi ekspor yang dipersiapkan.
 
Mentan bersama pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan hulu ekspor, yakni pengolahan atau processing. "Target ekspor kita itu kan tiga kali lipat di pertanian. Untuk itu, kita harapkan Pelindo mampu mengakomodasi agar proses-proses di pelabuhan itu aman. Online system harus kita buka agar akselerasinya bisa lebih cepat," kata SYL.
 
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung berkomitmen tinggi dalam mengakselerasi ekspor komoditas pertanian hingga tiga kali lipat. Doso Agung mengatakan setidaknya perseroan telah menganggarkan sekitar Rp6 triliun untuk berbagai program yang telah disusun.
 
"Kami sudah memiliki IT yang terintegrasi di seluruh pelabuhan, nantinya kita bisa bersinergi untuk kemudahan ekspor," kata Doso, seraya menambahkan sinergitas akselerasi ekspor ini sangat penting, sebab selama ini kegiatan ekspor terkendala dokumen, kapal dan kontainer.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif