Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat (kiri). Foto : Medcom.
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat (kiri). Foto : Medcom.

UKM Perhiasan di Jateng Punya Potensi Besar

Ekonomi umkm perhiasan
Ilham wibowo • 21 Januari 2020 18:52
Jakarta: Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat meyakini usaha kecil menengah (UKM) perhiasan di Jawa Tengah sangat potensial untuk dikembangkan. Kualitasnya bahkan bisa dipasarkan hingga mancanegara.
 
Hal tersebut disampaikan perempuan yang akrab disapa Rerie ini saat melakukan audiensi di kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Kuningan, Jakarta Selatan. Menurutnya, potensi besar UKM perhiasan terutama di Demak, Kudus dan Jepara itu mesti dikawal dengan baik.
 
"Saya mendapati sudah secara turun-temurun mereka memiliki kemapuan membuat perhiasan dari logam yang khas, sebetulnya sangat bagus dan cukup terkenal tetapi dengan perkembangan zaman dan ada keterbatasan desain dan pasar kemampuan kriya jadi pelan-pelan hilang," kata Rerie di kantor Kemenkop UKM, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Potensi besar UKM perhiasan di Jateng tersebut perlu diperkuat menghadapi tuntutan zaman yang serba cepat dan modern. Rerie pun bersama Manjusha Nusantara telah memetakan potensi khasanah budaya Indonesia yang bisa kembali dikembangkan dan memunculkan lapangan kerja baru.
 
"Kami melihat ada kesempatan mengajak kawan-kawan UMKM di wilayah tersebut untuk kembali memulai produksi lagi perhiasan Indonesia dengan desain kuno dan modern yang bisa digunakan dengan perkembangan dan trend fesyen," ungkapnya.
 
Dalam kunjungan audiensinya itu, Rerie mengapresiasi ide yang disampaikan bakal segera disambut dengan program Kemenkop UKM yang akan berjalan di 2020. Fasilitas pendampingan bagi pelaku UKM bakal diberikan sebagai percontohan pada gerakan yang lebih besar.
 
"UMKM nanti akan mendapatkan pendampingan karena yang dibutuhkan UMKM bukan hanya pada modal tapi juga bagaimana mereka mampu menembus pasar dan yang utama nilai tambah pada barang tersebut khususnya ada desain," tuturnya.
 
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki manyampaikan program pendampingan bagi UKM perhiasan di Jateng bakal digulirkan dalam waktu dekat. Beragam fasilitas bakal diberikan untuk meningkatkan nilai jual dari potensi produk yang dihasilkan.
 
"Nanti ada program bersama dalam waktu dekat produk UMKM ya g bisa dinaikkan kelasnya dari produk biasa kemudian punya nilai jual tinggi," kata Teten.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif